Valentino Rossi Usai Ditabrak Marc Marquez: Ini Urusannya Nyawa

Valentino Rossi langsung murka usai ditabrak sosok Marc Marquez. Ia bahkan dituding telah ceroboh menghancurkan MotoGP dan mulai membuatnya ketakutan.
Berita Terkini - Valentino Rossi langsung murka usai ditabrak sosok Marc Marquez. Ia bahkan dituding telah ceroboh menghancurkan MotoGP dan mulai membuatnya ketakutan.

Awanjakarta.com – MotoGP Argentina sepertinya membangkitkan lagi perang antara sosok Marc Marquez dan Valentino Rossi di ajang MotoGP 2018. Rossi yang terjatuh karena manuver Marquez sukses memantik bara perseteruan mereka kembali.

Marc Marquez dan Valentino Rossi sendiri aslinya sudah baikan lagi setelah insiden MotoGP Malaysia di Sepang 2015 silam. Musim berikutnya hubungan mereka tetap tidak begitu baik meski tak terlalu memanas juga. Mereka sempat saling sapa dan lempar senyum di akhir 2017.

Apa daya, seri kedua balapan MotoGP 2018 sepertinya jadi awal perseteruan mereka kembali dihidupkan. Tercatat dalam balapan MotoGP Argentina bertempat di Termas de Rio Hondo, Senin (09/04) dini hari tadi, Valentino Rossi sampai harus terjatuh karena Marquez hingga membuatnya murka.

The Doctor langsung emosi dan menyebut jika sang Bayi Alien telah menghancurkan MotoGP. Valentino Rossi sendiri masih bisa meneruskan lomba setelah kejadian mengejutkan tersebut. Meski bisa terus berlomba, namun dia tetap saja harus kehilangan banyak posisi. Ia bahkan pada akhirnya harus finish di posisi ke-19 saja dalam keadaan dongkol.

Marc Marquez yang bisa finis di posisi kelima lantas dihukum penalti 30 detik karena dinilai telah ‘berkendaraan secara ugal-ugalan’ hingga bisa membuatnya kedororan ke posisi ke-18. Valentino Rossi yang merasa dirugikan lantas protes usai race.

“Marc Marquez sudah membuat situasinya jadi sangat buruk. Dia sudah menghancurkan olahraga kami. Marc Marquez sama sekali tidak punya sedikit pun respek untuk semua lawannya, tidak pernah!” sembur Valentino Rossi dengan emosi level 10 melalui Crash.

“Pada saat Anda melaju dengan kecepatan 300 km/jam di atas trek, itu urusannya nyawa! Anda harus punya respek untuk semua lawan Anda. Memang Anda harus berusaha semaksimal mungkin, tapi kalau berbuat seperti itu jelas sudah berlebihan, bisa membahayakan hidup lawan Anda juga,” lanjut Rossi.

Valentino Rossi mulai takut akan dijatuhkan lagi

Valentino Rossi lantas menyerukan agar Direktur Race, Mike Webb, mau mengambil tindakan lebih keras lagi buat tindakan Marc Marquez tersebut. “Mereka harus melakukan sesuatu agar dia (Marc Marquez) tidak bertingkah lagi seperti ini lagi. Dalam ajang MotoGP Qatar dia menyentuh kaki Zarco dan lalu pergi lagi ke Dovizioso. Di sini dengan Vinales dalam latihan. Tadi pas race malah bersamaku,” keluh Rossi lagi.

Valentino Rossi juga menyadari dan melihat di papan pit Marquez mmang lebih cepat satu detik. “Lantas mengapa juga dia tidak menyusul saya di tikungan berikutnya? Tapi pada saat dia datang kepada saya dengan sengaja ke saya, di motor saya, di kaki saya. Apakah hanya untuk sengaja membuatku sampai keluar?”

Sang rider veteran lantas mengakui jika dirinya mulai punya rasa takut kepada Marc Marquez di trek yang bisa membayangi dia di setiap balapan selanjutnya.

“Saya jadi takut setiap melihat namanya di papan pit, karena saya jadi tahu bahwa dia akan datang kepada saya. Jadi Anda harus berpikir, harus berharap, bahwa Anda tidak akan jatuh. Saya bukan Race Direction ya, merekalah yang akan memutuskan,” pungkas Rossi dengan cemas. Marquez sendiri sempat ingin minta maaf usai kejadian itu. Awan Jakarta. YPWS.