Usia Yang Tepat Untuk Anak Boleh Punya Smartphone Sendiri

Usia Yang Tepat Untuk Anak Boleh Punya Smartphone Sendiri
Usia Yang Tepat Untuk Anak Boleh Punya Smartphone Sendiri

Menjadi orang tua di zaman yang teknologinya cepat berubah seperti sekarang memang tidak mudah. Salah satu masalah terbesar yang jelas dihadapi orang tua hari ini adalah apa boleh memberikan smartphone kepada anak di usianya yang masih dini?

Gawai atau gadget sendiri punya potensi yang besar untuk memperkaya pengetahuan, tapi juga dapat menimbulkan masalah serius bagi kesehatan anak. Banyak perdebatan dalam masyarakat mengenai kepemilikan ponsel di kalangan anak-anak. Lantas, kapan orang tua perlu memberikan smartphone kepada anak mereka?

“Tidak ada usia yang pasti kapan anak harus memiliki ponsel,” ujar dr. Pamela Rutledge, Direktur dari Media Psychology Research Center. Yang menitikberatkan syarat lain juga untuk komentarnya tersebut.

Ia berpendapat jika pemberian ponsel atau smartphone sangat berkaitan dengan kematangan anak, bagaimana ponsel tersebut akan mereka gunakan, serta kemampuan orang tua untuk memahami bagaimana anak menggunakan gawai mereka.

Embed from Getty Images

Awasi penggunaan smartphone pada anak

Dilain pihak, menurut dr. Kathleen Clarke-Pearson, dokter spesialis anak dan anggota American Academy of Pediatrics, usia yang paling tepat untuk seorang anak menggunakan smartphone adalah 14 TAHUN KE ATAS. Hal ini lebih dikarenakan pada usia ini seorang anak seharusnya sudah memiliki kecerdasan emosi yang baik dan mampu bertanggung jawab pada tindakan mereka.

Kathleen Clarke-Pearson beranggapan jika memberi ponsel pintar pada anak di atas usia tersebut masih relatif lebih aman. Pemberian ponsel pintar sebelum usia 12 tahun terbukti berdampak negatif pada anak yang bahkan bisa mengganggu perkembangan mereka.

Sebuah studi menemukan jika anak di bawah 12 tahun yang sudah bisa mengakses internet melalui ponsel, berisiko mengalami kecanduan ponsel pintar dan bahkan pornografi! Lebih dari 50 persen di antaranya ditemukan pernah melakukan sexting atau berkirim pesan seksual melalui ponsel yang bisa jadi malah memancing para predator anak.

Kini terlepas dari baik buruknya penggunaan gadget, khususnya smartphone untuk anak-anak, sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa terlalu banyak terpapar teknologi dapat menyebabkan anak-anak malah menjadi kurang konsentrasi, mengalami gangguan kognitif, dan temperamental. Atas dasar itulah, jika anak Anda sudah memiliki ponsel sendiri, batasi dan awasi pemakaiannya. Awan Jakarta. YPWS.