Berita E-Commerce Terbaru: 4 Jenis E-Commerce yang Harus Membayar Pajak

- Berita E-Commerce Terbaru: 4 Jenis E-Commerce yang Harus Membayar Pajak
Berita E-Commerce Terbaru: 4 Jenis E-Commerce yang Harus Membayar Pajak. cio

Berita E-Commerce Terbaru: Setidaknya ada empat jenis e-commerce yang harus membayar pajak. Apa saja yang masuk dari empat jenis e-commerce tersebut?

Surat Edaran Nomor SE-62/PJ/2013 (SE-62) yang dikeluarkan Ditjen Pajak telah menyebut empat jenis e-commerce yang dibebankan kewajiban membayar pajak. Keempat jenis e-commerce itu yakni:

Classified Ads, yaitu situs untuk menampilkan konten (teks, grafis, video, dan informasi) barang bagi pengiklan untuk memasang iklan yang ditujukan kepada pengguna iklan melalui situs yang disediakan. Contoh: Kaskus, Berniaga, dan TokoBagus (OLX).

Daily Deals, yaitu merchant yang menjual barang atau jasa menggunakan kupon sebagai sarana pembayaran. Contoh: LivingSocial, Groupon Disdus, dan LaKupon.

Marketplace, yaitu kegiatan menyediakan tempat kegiatan usaha untuk para penjual menjajakan barang atau jasa dagangannya di internet. Contoh: Tokopedia, Rakuten, dan BukaLapak.

Online Retail, yaitu situs jual beli barang atau jasa oleh penyelenggara online retail kepada pembeli. Contoh: Blibli, dan Lazada.

Ditargetkan rampung tiga bulan kedepan

Sementara itu, perkembangan terkini wacana penerapan pajak e-commerce di Indonesia masih dalam tahap pembahasan oleh masing-masing kementerian terkait. Menkominfo sendiri menargetkan aturan terkait pajak itu sudah bisa rampung dalam tiga bulan ke depan.

“Sudah dibahas bersama-sama oleh pemerintah. Tadi banyak kok menterinya, Menteri Koordinatornya saja dua, Menko Perekonomian sama Menko Polhukam, kita bahas soal e-commerce. Ada juga dari Kementerian Perdagangan, dan Bappenas, ada banyak lagi lainnya karena memang e-commerce ini harus di-address dari multisektor,” jelas Rudiantara. Awan Jakarta. YLWS.