Ini Alasan Pabrikan Kebanyakan Pakai Ban Standar Tubeless

119
Ini Alasan Pabrikan Kebanyakan Pakai Ban Standar Tubeless
Ini Alasan Pabrikan Kebanyakan Pakai Ban Standar Tubeless

Awanjakarta.com – Ini alasan kenapa pabrikan saat ini kebanyakan pakai ban standar tubeless. Ada beberapa faktor yang dijelaskan.

Ban tubeless kebanyakan memang sudah menjadi ban standar ketika kita membeli kendaraan bermotor. Hal ini berbeda dengan beberapa tahun lalu saat masih banyak pabrikan yang memasangkan ban dalam (tube).

Hal ini bisa dilihat saat membeli sepeda motor baru. Lantas ada sejumlah faktor yang membuat pabrikan memutuskan penggunaan ban jenis ini pada produk baru mereka.

Faktor-faktor itu pun dilatarbelakangi kemauan konsumen akan sebuah ban. Sekian alasan di antaranya adalah mumpuni saat kecepatan tinggi dan jelas tidak mudah kempes.

“Ban tubeless lebih aman untuk pengendara motor dan safety saat riding. Selain praktis (aman jika tidak tertusuk), perawatan juga mudah, dan tidak mudah kempes. Umumnya pun ban tubeless bisa dibawa pada kecepatan lebih tinggi dibanding tube,” jelas M Abidin, GM After Sales & Motor Sport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Ban Standar Tubeless tetap punya aturan berbeda

Namun, M Abidin tak lupa mengigatkan bahwa meski punya kemampuan lebih dibanding ban dalam, terutama untuk kecepatan tinggi, tiap ban tubeless punya aturan yang berbeda-beda untuk daya tahan soal kecepatan mereka.

“Untuk motor cc besar, bannya ada kode kode tertentu yang menyatakan bisa dibawa di atas kecepatan. Untuk batas 180 km per jam (kode H), dan lebar pun beragam, yakni 130, 140 bahkan 150 untuk racing,” ujarnya.

Ia pun menyebut pentingnya kembangan ban. Bagian itu sejatinya bukan hanya sebagai pemanis, tetapi juga punya fungsi keselamatan dalam pengendaraan. Keselamatan dalam berkendara jelas patut untuk dinomor satukan. Anda selamat, keluarga bahagia.

“Kembangan ban penting bukan dari segi desain, tetapi juga sebagai alur air (untuk safety saat berkendara),” pungkasnya. YPWS.