6 Kebiasaan Yang Tak Disadari Membuat Smartphone Cepat Rusak

6 Kebiasaan Yang Tak Disadari Membuat Smartphone Cepat Rusak
6 Kebiasaan Yang Tak Disadari Membuat Smartphone Cepat Rusak

Awanjakarta.com – Ternyata ada tak kurang 6 kebiasaan yang tanpa disadari bisa membuat Smartphone kesayangan cepat rusak. Jelas menjadi hal yang tidak diinginkan.

Ya, ada beberapa kebiasaan yang mungkin dianggap sepele namun dapat membuat ponsel cepat rusak. Beberapa dari kebiasaan tersebut jamak ditemukan pada orang-orang yang memiliki ponsel baru maupun lama.

Berikut 6 kebiasaan yang tanpa disadari bisa membuat Smartphone kesayangan cepat rusak tersebut:

Tak Pernah Mematikan Ponsel. Banyak orang yang tetap membiarkan ponselnya menyala walaupun saat benar-benar tidak digunakan. Memang ponsel sekarang sudah menjadi barang penting yang tetap harus menyala. Namun, jika kita tidak pernah mematikan ponsel, bisa berakibat baterai ponsel menjadi boros. Maka sebaiknya, ponsel dimatikan secara berkala agar kinerjanya tetap stabil.

Tidak Pernah Dibersihkan. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ponsel merupakan salah satu benda yang paling banyak bakterinya seperti pada keyboard komputer. Jadi, sebaiknya bersihkanlah ponsel secara teratur agar awet dalam pemakaian dan tidak cepat rusak.

Menyalakan Bluetooth dan Wi-fi. Boleh saja kita menyalakan bluetooth atau wi-fi jika itu sedang diperlukan. Tapi jika kita membiarkan bluetooth dan wi-fi tetap menyala padahal kita sedang dalam perjalanan atau bahkan sedang tidur, ponsel akan terus bekerja mencari sinyal bluetooth atau wi-fi jika tetap dinyalakan. Akibatnya baterai ponsel menjadi cepat boros dan tentu saja mengurangi umur baterai ponsel.

Charge Semalam Suntuk. Kebiasaan yang paling sering dilakukan banyak orang adalah membiarkan ponsel di-charge semalaman saat tertidur. Orang-orang beralasan agar ponsel dapat dipakai dan baterai full keesokan harinya. Namun, kebiasaan ini tidak baik bagi baterai ponsel. Karena baterai ponsel dapat bocor dan rusak jika terus-menerus di-charge semalaman. Isilah daya baterai secukupnya agar baterai ponsel menjadi awet. Kabar baiknya, sudah banyak smartphone yang kini bisa memutus sendiri aliran listrik setelah baterai terisi penuh.

Dipergunakan Pada Suhu Ekstrem. Banyak yang menggunakan ponsel secara sembarangan. Umumnya, ponsel digunakan pada suhu 16 sampai 30 derajat celcius. Dan sebaiknya jangan biarkan ponsel terkena paparan sinar matahari secara langsung dan terus-menerus karena dapat terjadi peningkatan suhu pada mesin yang dapat merusak ponsel.

Menggunakan Charger Palsu. Charger orisinil memang cukup mahal. Namun bukan berarti charger non ori dapat digunakan sebaik charger ori. Untuk menghindari baterai dan ponsel agar tidak cepat rusak, sebaiknya selalu menggunakan charger dan baterai yang ori. Apalagi jika anda menggunakan smartphone yang cukup mahal. YPWS.