Tips Mengemudi di Kemacetan di Jalur Mudik

- Tips Mengemudi di Kemacetan di Jalur Mudik
Tips Mengemudi di Kemacetan di Jalur Mudik. pilar

Mudik Lebaran: Tips mengemudi di kemacetan di jalur mudik perlu dicermati demi kenyamanan berkendaraan. Hal ini setidaknya tidak menambah kesemrawutan.

Satu hal yang tak bisa dihindari saat mudik dan arus balik adalah kemacetan panjang. Saat berada di kemacetan, perilaku pengemudi yang tidak beretika, malah menambah kondisi tidak nyaman dan tertib.

Lantas, apa saja yang harus dilakukan saat terjebak kemacetan pada saat mudik?

Tekan pedal secara halus. Bagi pengemudi mobil bertransmisi otomatis, beri tekanan pedal akselerator sehalus mungkin. Sebenarnya, untuk mobil dengan transmisi otomatis, saat gear di posisi ‘D’, mobil sudah bisa jalan dengan sendirinya. Menekan pedal akselerator berlebih malah bisa memboroskan bahan bakar.

Tuas persneling N.  Jika terpaksa harus berhenti di kemacetan, masukkan tuas perseneling ke ‘N’. Gunanya, selain dapat menghemat bahan bakar, juga  bisa mengurangi keausan kampas rem dan cakram.

Hindari rem mendadak. Saat menekan rem, jangan dilakukan secara mendadak. Pengemudi di belakang Anda otomatis akan merespon secara mendadak pula, dan bisa meningkatkan tekanan jantung si pengemudi.

Irit injak pedal rem.  Sebaiknya jangan terlalu sering memainkan pedal rem, karena justru akan menyilaukan pengemudi di belakang Anda.

Berikan tanda. Saat akan berpindah jalur saat macet, selain menyalakan sein, sebaiknya sambil melambaikan tangan atau acungan jempol. Selain lebih santun, cara ini juga cenderung membuat psikologi pengendara lain tetap tenang atau tidak emosional.

Jangan lupa istirahat. Hindari memaksakan badan untuk terus mengemudi. Bila menemukan rest area atau lokasi yang bisa dijadikan tempat berhenti sejenak, gunakan untuk beristirahat. Tidak ada salahnya untuk sebentar tidur demi menyegarkan diri. Jangan lupa untuk memilih tempat yang aman dan ramai orang lewat.

Semoga bermanfaat. Awan Jakarta. YPWS.