Tips Hemat Bahan Bakar Mobil Yang Perlu Dicermati

Tips Hemat Bahan Bakar Mobil Yang Perlu Dicermati

Awanjakarta.com – Tips Otomotif: Tips untuk hemat bahan bakar mobil perlu untuk diketahui. Harga BBM yang cenderung naik turun dari tahun ke tahun memang masih bisa disiasati dengan cara-cara sederhana.

Memang sudah banyak saran yang beredar seputar cara menghemat bahan bakar mobil, misalnya dengan memperbaiki cara mengemudi dan penggunaan alat tambahan. Namun ada beberapa cara mudah dan sederhana yang membuat Anda setidaknya bisa berhemat dalam penggunaan bensin.

Berikut tips hemat bahan bakar mobil selengkapnya:

  • Tidak perlu mengisi lebih dari batas maksimal. Mengisi bensin melebihi sedikit dari batas maksimal sesuai sensor pada selang SPBU hanya akan memberi hasil yang tidak efisien. Sisa yang lebih sedikit itu tidak masuk dan malah terbuang. Jika selang sudah berbunyi klik sebelum petugas SPBU mengisinya lagi, hentikan saja sampai di situ.
  • Parkir di tempat yang teduh. Panas sinar matahari secara alamiah akan membuat cairan menguap, termasuk juga bensin. Logikanya, parkir di tempat terik membuat kabin mobil jadi seperti ruang sauna dan menyerap keringat Anda untuk keluar. Hal yang sama juga dengan bensin di tangki mobil. Jika mobil diparkir di tempat terik, maka proses penguapan tidak bisa ditolak dan jumlah bensin berkurang perlahan.
  • Gunakan kadar oktan yang sesuai. Sebagian pengendara berpikir bahwa semakin mahal jenis bensin yang dibeli, maka laju mobil semakin mantap. Padahal mobil hanya butuh oktan bensin yang sesuai dengan peruntukannya. Bacalah buku manual untuk mencari tahu jenis oktan yang tepat untuk mobil Anda karena membeli bensin jenis mahal belum tentu tepat.
  • Pastikan tutup bensin rapat. Pastikan tutup tangki bensin mobil Anda telah rapat. Sebagaimana telah diketahui, bensin oktan tinggi memiliki tingkat penguapan yang cenderung lebih tinggi dari bensin oktan rendah.
  • Gunakan garasi di rumah. Memarkir mobil di garasi membuat suhunya relatif lebih stabil daripada ketika diparkir di luar. Selain itu, mobil yang sering tinggal di luar saat malam membuatnya akan lebih lama saat dipanaskan sebelum akhirnya siap jalan.
  • Hindari kurang angin pada ban. Ban yang kempis otomatis membuat kerja mesin menjadi lebih berat. Selanjutnya, bensin pun harus dikeluarkan lebih banyak dalam proses pembakaran karena hal itu. Jadi selalu pastikan selalu ban tidak dalam kondisi kurang angin.
  • Periksa tekanan ban sebulan sekali. Masih berhubungan dengan hal di atas, sesuaikan tekanan angin pada ban dengan petunjuk dalam buku manual tentang ban yang Anda pakai atau petunjuk pada ban (jika Anda sudah menggantinya dengan model tertentu).
  • Bersihkan saringan udara. Dalam prosesnya, bensin butuh udara saat pembakaran, maka saluran udara yang baik akan membuat pembakaran normal bila dibandingkan jika saringan udara (air filter) kotor dan menyulitkan udara untuk masuk.
  • Pastikan tune mesin. Mesin yang tidak di-tune sesuai penempatannya setidaknya membuang empat persen bensin dengan percuma dari yang seharusnya. Kerja mesin yang terhambat membuat cairan bahan bakar bisa terbuang. Awan Jakarta. YPWS.