Ahok Tegaskan Bangga Jadi Kafir, Asal Tidak Korupsi

- Ahok Tegaskan Bangga Jadi Kafir, Asal Tidak Korupsi

Awan Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur DKI Jakarta, klaim akan sangat mudah bagi banyak orang mencari kelemahannya yang non muslim dan beretnis Cina. Setengah bercanda, Ahok tegaskan siap mengeluarkan kaos dengan tulisan ‘saya bangga jadi kafir, yang penting tidak korupsi’.

Ahok mengakui ia akan dengan mudah menjadi sasaran tembak banyak pihak yang tidak suka. Pasalnya, ia ‘kafir’ (tidak beragama Islam) dan berasal dari etnis Cina (yang terlanjur dicap dengan stereotip licik dan culas dari generasi ke generasi). Namun, bagi Ahok yang penting adalah kinerjanya melayani rakyat.

“Kalau saya paling gampang cari kelemahan saya. Udah Cina, kafir. Komplit. Saya pikir saya musti cetak kaos juga, tulisannya, saya bangga jadi kafir yang penting tidak korupsi,” canda Ahok yang menegaskan bahwa masalah utama dalam birokrasi adalah korupsi.

Pernyataan keras ini Ahok keluarkan setelah terjadi perdebatan sengit seputar miras (minuman keras). Ahok menjelaskan bahwa ada beberapa minuman beralkohol yang legal, dan pemerintah DKI Jakarta memiliki saham di perusahaan pembuatnya. Ia mengaku resah dengan kabar meninggalnya warga akibat miras oplosan.

“Bukan melegalkan, sekarang miras udah legal kok, ada bir segala macem. Bir juga bukan miras ya. Tapi itu ada di beberapa tempat tertentu buat belinya …. Jangan biarkan kampung-kampung produksi. Boleh (pendirian pabrik produksi miras), tapi jualnya di tempat yang benar,” buka Ahok sesuai rilis Metrotvnews.com.

Pernyataan Ahok tersebut langsung mendapatkan kritik karena sang gubernur Jakarta seakan memudahkan peredaran miras di masyarakat. Namun menurut Ahok akan selalu ada perlawanan kepadanya atas program atau kebijakan yang dikeluarkan pemerintah DKI. Tidak hanya masalah miras, tetapi juga lokalisasi.

“Orang DKI dari dulu miras dijual, kok gara-gara saya (menjadi masalah legal atau tidaknya). Kalijodo, lokalisasi, saya mau beresin ributnya ke yang lain,” ujar Ahok melalui CNN Indonesia. YLWS.