Angkutan Online Dilarang, Netizen Melawan Dengan Petisi

10
Angkutan Online Dilarang, Netizen Melawan Dengan Petisi
Angkutan Online Dilarang, Netizen Melawan Dengan Petisi

Awanjakarta.com – Angkutan Online Dilarang, Netizen melawan dengan membuat petisi yang terus mendapatkan dukungan dari masyarakat. Hal ini patut dicermati oleh pengambil keputusan di Jawa Barat.

Dilarangnya angkutan online beroperasi di wilayah Jawa Barat ternyata bisa memancing reaksi dari masnyarakat, terutama di dunia maya. Sebuah petisi lantas digalang di change.org dan mendapat sambutan luas.

Petisi tersebut ditujukan untuk Walikota Bandung Ridwan kamil, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Presiden Joko Widodo. Petisi itu memang dibuat agar larangan tersebut bisa segera dicabut.

Hingga Kamis, 12 Oktober 2017, pukul 14.12, petisi itu sudah ditandatangani tak kurang dari 5.005 pendukung dan terus bertambah.

Dalam petisi berjudul “Cabut Larangan Transportasi Online di Bandung” tersebut, netizen dengan ID Surili Percusion dengan kritis mengutarakan keputusan pemerintah itu malah akan merugikan masyarakat.

“Kebijakan itu justru merugikan masyarakat, yang sebagian haknya telah dirampas, hak kebebasan untuk memilih transportasi umum direnggut paksa, masyarakat dipaksa untuk memilih angkutan umum yang penuh ketidakpastian,” ujarnya dengan tegas dalam pengantar petisi.

Embed from Getty Images

Angkutan Online dinilai lebih baik

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri melarang angkutan online beroperasi sebelum peraturan baru yang mengatur angkutan berbasis aplikasi diterbitkan. Surili lantas menuturkan keluhannya terhadap angkutan konvensional yang dinilai jauh dari kata nyaman, baik dari pelayanan maupun infrastruktur yang ada.

Ia juga menyebutkan penyebab ketidaknyamanan itu adalah angkutan kota sering mengetem sembarangan, seringnya penumpang kerap dipaksa duduk berdesakan, hingga kurangnya jaminan keamanan dan kepastian tarif yang sering merugikan.

Sementara empat poin tuntutan yang diajukan Surili di antaranya adalah, meminta pemerintah agar meninjau kembali dan mencabut larangan beroperasinya transportasi online di Bandung hingga adanya perbaikan layanan angkutan umum konvensional yang ada.

Pemerintah juga ia minta membenahi transportasi umum secara menyeluruh sehingga kenyamanan dan keamanan pengguna bisa terlayani dengan baik. Pemerintah juga ia minta berikan kebebasan kepada masyarakat dalam memilih transportasi umum serta membuat kebijakan dan keputusan yang saling menguntungkan antara angkutan transportasi konvensional, transportasi online, dan masyarakat selaku pengguna.

Hingga kini komentar pedas dari netizen terkait pelarangan ini masih terus terjadi. Diharapkan semoga ada jalan keluar terbaik dan bisa diterima banyak pihak untuk pemecahannya. YPWS.