Anies Baswedan Resmi Tutup Griya Pijat Dan Hotel Alexis

54
Anies Baswedan Resmi Tutup Griya Pijat Dan Hotel Alexis
Anies Baswedan Resmi Tutup Griya Pijat Dan Hotel Alexis

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang sudah secara resmi mengambil langkah tegas melakukan penutupan terhadap griya pijat dan Hotel Alexis di Jakarta Utara. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan jika pemerintah tidak mengizinkan praktik usaha di Alexis diteruskan.

Tak ragu melalui surat resmi yang ditujukan kepada Direktur PT Grand Ancol Hotel, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemprov DKI Jakarta menyatakan tidak bisa memproses surat permohonan tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) yang telah diajukan oleh pihak Hotel Alexis.

Dengan melalui surat resmi tersebut, operasi hotel yang diduga sebagai lokasi prostitusi kelas atas itu tidak bisa dilanjutkan lagi karena izinnya sudah habis per tanggal surat tersebut dikeluarkan, yakni Jumat, 27 Oktober 2017.

TDUP sendiri merupakan dokumen untuk menggelar usaha pariwisata yang berlaku sepanjang usaha tersebut masih beroperasi. Dalam aturannya, TDUP tersebut diwajibkan untuk melakukan her-registrasi setiap tahunnya.

“Kami mengambil keputusan untuk tidak meneruskan izin usaha bagi Hotel Alexis. Sekarang sudah dijalankan, nanti kami akan awasi lagi, tapi yang pasti sudah dikeluarkan surat dari Pemprov yang tidak mengizinkan untuk praktik usahanya berjalan terus,” jelas Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/10/2017).

Jadi jelas kata Anies lagi, otomatis Alexis tidak punya izin lagi untuk melakukan kegiatan apapun secara legal di hotel bercat hitam yang pernah jadi meme atas salah satu kasus yang pernah terjadi di Indonesia tersebut.

Anies tidak bersedia menjelaskan apa dasar pencabutan izin Alexis. Meski tak berikan penjelasan lebih detil, berdasarkan surat yang dikeluarkan DPMPTSP Pemprov DKI tersebut, pertimbangannya antara lain sebagai pemberitahuan di media massa tentang kegiatan terlarang di tempat tersebut.

“Pemprov sendiri punya dasar dan ini menyangkut juga menjaga moral kita. Tapi dasar-dasar itu ada. Kami minta kepada semua pihak untuk mau menaati keputusan itu,” pinta Anies.

Hotel Alexis akan terus dipantau

Anies juga menyebutkan jika Pemprov DKI akan senantiasa memantau pergetakan di sekitar Alexis dengan mengerahkan aparat keamanan. Anies masih akan menunggu respons dari manajamen Hotel Alexis soal ini, termasuk kemungkinan munculnya pengangguran dari sebagai dampak penutupan Alexis.

“Nanti kami lihat lagi bagaimana reaksi dari sana. Tapi yang jelas posisi kami dan sudah tahu kok, ini kan bukan barang yang baru tahu hari ini saja, sudah berbulan-bulan juga tahu,” kata Anies lagi.

Ia juga mengatakan akan selalu mencoba konsisten dengan janji mereka sejak kampanye, yakni tidak membiarkan praktik prostitusi bebas begitu saja di wilayah yang menjadi tanggungjawab mereka.

“Jangan coba-coba ya, kalau Anda masih coba-coba, maka kami akan tindak dengan tegas. Siapa pun, di mana pun, siapa pun pemiliknya, berapa lama pun usahanya, kalau melakukan praktik-praktik amoral, apalagi menyangkut prostitusi, kita tiddak akan membiarkan,” pungkas Anies.

Kabar ini sendiri cukup membuat heboh netizen Tanah Air, terutama yang berdomisili di wilayah Jakarta. Beberapa dari mereka meragukan hal ini bisa serius dilakukan saat yang lain mendukung penuh. Awan Jakarta. YPWS.