Berita Internasional : Kucing Jadi Calon Walikota Kota Barnaul

- Berita Internasional : Kucing Jadi Calon Walikota Kota Barnaul
Kucing Jadi Calon Walikota Kota Barnaul. ibtimes

Kucing jadi calon Walikota Kota Barnaul di Siberia. Hal ini menjadi perhatian dunia pecinta binatang Internasional karena unik.

Warga kota Barnaul, Siberia memang sudah tidak tahan dengan perilaku korup dan nepotisme. Akhirnya mereka lebih memilih seekor kucing sebagai walikota masa depan mereka.

Kucing imut bernama Barsik lantas dicalonkan oleh para warga kota sebagai walikota mereka. Menurut polling di media sosial, para warga mayoritas malah memilih kucing cokelat jenis Scotish itu daripada politikus manusia.

Tak cukup sampai disitu saja, kucing berusia 18 bulan itu bahkan mendapatkan suara nyaris 91 persen atau sekitar 5.400 pemilih. Polling dilakukan awal bulan ini oleh sebuah media sosial Rusia Altai Online. Bersik si kucing telah menjadi perbincangan hangat di forum-forum dunia maya di kota dengan 700 ribu populasi yang berlokasi 3.600 kilometer dari timur Moskow.

“Orang-orang sudah tak tahu siapa yang harus dipercaya,” kata Yevgeny Kuznetsov, seorang pensiunan
sesuai rilis The Guardian, Rabu (16/12/2015).

“Popularitas Barsik menandakan bahwa kami sudah tak lagi percaya pada otoritas,” lanjutnya.

- Berita Internasional : Kucing Jadi Calon Walikota Kota Barnaul

Barnaul sendiri adalah kota yang dekat dengan pegunungan Altai. Dalam lima tahun terakhir telah terjadi korupsi besar-besaran di pemerintahan lokalnya. Sebuah komisi lantas dibentuk oleh dewan kota dan gubernur Alexander Karlin akan menunjuk walikota baru setelah walikota sebelumnya, Igor Savintev mundur pada Agustus lalu setelah skandal korupsinya.

Savintev yang memimpin kota itu dari tahun 2010, dituduh telah menjual beberapa tanah milik negara kepada perusahaan milik keluarga kaya. Kota itu lantas mengalami kerugian sebesar 11 juta rubel atau sekitar US$157 ribu (sekitar Rp 2,2 miliar). Sementara itu, anaknya, Maxim menunggu persidangan atas penipuan di Thailand.

“Warga sudah tak yakin lagi dengan kompetensi dan profesionalisme, dan mereka punya hak untuk bersikap seperti itu,” ujar seorang pengguna bernama samaran ‘Altai Farmer’, yang takut jika menggunakan nama
asli, kehidupannya akan terancam.

‘Altai Farmer’ sukses mengumpulkan dana swadaya untuk memasang iklan di baliho besar tengah kota dengan slogan, ‘Hanya tikus yang tak pilih Barsik!’

Sang inisiator mengatakan idenya itu disambut baik dan sejauh ini uang terkumpul mencapai US$ 20 atau sekitar Rp 280 ribu. Apakah sang kucing akan menang? Awan Jakarta. YPWS.