Go-Jek : Bos Gojek Tidak Panik Kantornya Ditembak

- Go-Jek : Bos Gojek Tidak Panik Kantornya Ditembak
Go-Jek. detik

Go-Jek : Bos Gojek tetap tidak panik kantornya ditembak di Kemang, Jakarta Selatan. Penembakan dilakukan orang tak dikenal.

Penembakan yang terjadi di kantor Go-Jek kemarin, Minggu (01/11/2015) tidak lantas membuat manajemen
perusahaan ojek berbasis aplikasi itu panik secara berlebihan. Bahkan CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, menyikapi peristiwa tersebut dengan tenang, tidak seperti yang diharapkan sang penembak.

“Kami kaget dengan peristiwa ini. Sebab, selama ini, kami tidak ada masalah apa-apa. Sebelumnya juga tidak ada ancaman-ancaman apapun. Pak Nadiem Makarim sudah tahu dan reaksinya tenang dan kooperatif,” sambut Dayu Dara Permata, Co-Founder Go-Life, di lokasi penembakan.

Dara mengatakan, meskipun pada saat kejadian dirinya tak berada di Lokasi, namun dia menduga peristiwa
penembakan tersebut hanya aksi teror belaka dan tidak perlu dikhawatirkan oleh masyarakat pengguna Go- Jek.

Bukan hanya tetap santai, lanjut Dara lagi, pihaknya juga akan membentuk tim untuk membantu pihak kepolisian melakukan investigasi terkait kasus tersebut.

“Nanti tim kita juga akan lakukan pleasure investigasi soal kasus ini,” lanjutnya lagi.

Hanya pecah kaca

Ketika terjadi aksi penembakan, menurut Dara lagi, Gedung Go-Life yang disewa sejak tiga bulan lalu itu memang sedang tidak ada Aktifitas serta hanya ada dua orang penjaga saja.

“Tak ada aktivitas saat kejadian, karena sedang libur. Hanya ada security yang jaga pagi, Ada dua orang yang saat ini sedang jadi saksi utama, kami pun sempat ditanyai soal manajemennya,” tambah Dara.

Gedung yang ditembak merupakan gedung Go Life yang berfungsi sebagai gedung seleksi dan training bagi orang-orang yang hendak masuk ke Go-Jek.

“Yang kena itu gedung training untuk Go Life. Go Life ini divisi Go-Jek yang menangani operasional transportasi, seleksi, dan training,” ujarnya.

Minggu 1 November 2015, kantor Go-Jek dikabarkan di tembak oleh seseorang yang tidak dikenal. Penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 10.35 WIB.

Akibat penembakan pengecut ini, kantor Go-Jek yang bertempat di gedung Go Life tersebut mengalami pecah kaca. Meski begitu, dikabarkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian aksi teror ini. Awan Jakarta. YPWS.