Indonesian Zombie Club (IZoC), Komunitas Zombie Indonesia

Indonesian Zombie Club (IZoC), Komunitas Zombie Indonesia

Awanjakarta.comIndonesian Zombie Club atau yang disingkat menjadi IZoC merupakan komunitas Zombie Indonesia.

Zombie, alias para mayat hidup, kini semakin aktif mencari mangsa di Indonesia. Beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Sukabumi, Bali, Banjarmasin, dan Bogor ramai melaporkan kemunculan mereka dan menimbulkan kepanikan luar biasa. Menurut berbagai sumber, fenomena ini muncul akibat banyaknya golongan muda yang terkena virus “Zombiechitis” akut. Efeknya muncul setelah menonton banyak tayangan film bertema mayat hidup hingga mengakibatkan keinginan kuat untuk keluar dari barisan para penggemar sayuran.

Mereka adalah para penggemar dunia para mayat hidup alias zombie yang sering kita lihat di film-film mancanegara. Kumpulan orang-orang dinamis yang tertarik serta mempelajari bahkan berusaha meniru tampilannya dengan usaha sendiri se-kreatif mungkin.

Council of The Dead Zombie Indonesia.

Berawal dari pertemanan di forum komunitas online terbesar di Indonesia pada 4 Juli 2008, akhirnya terbentuklah IZoC yang diresmikan oleh Reza Tarigan (ID: timonthy) selaku Thread Starter.  Indonesian Zombie Club (selanjutnya disebut IZoC) muncul menaungi orang-orang yang sangat menggilai karakter zombie hingga diperkenalkan ke masyarakat pada 20 November 2009 melalui Zombie Walk Indonesia di event Urban Festival. Bahkan mereka telah menetapkan setiap tanggal 20 November sebagai “Hari Zombie Nasional”.

Selanjutnya IZoC menjadi semakin besar setelah bulan September 2011 hingga awal 2012 bergabung beberapa komunitas pecinta zombie seperti Kompi Zombie, Left4Dead Indonesia, ZERO (survival, REFANI, The Walking Dead Indonesia Fans Club. Seperti komunitas S.A.G (Spring Airsoftgunner Indonesia), IZoC pun membagi daerah jajahannya namun dengan 7 Regional aktif yaitu: Bandung , Surabaya, Sukabumi, Bali, Banjarmasin, sub regional Bogor dan Tangerang.

Memiliki 7 pengurus yang dinamakan “Council of The Dead” diantaranya Ari Vector Rfuzz, Panji Tianda, Inka Setyva Chaca, Maria Margaretha Earlene, Reza Pramez, Febyanto, dan  Erick Zargot Kairupan. IZoC semakin berkembang dan kini mengklaim sudah menembus angka 3.000 anggota yang telah bergabung ke komunitas unik bin ajaib ini.

Berita - Indonesian Zombie Club (IZoC), Komunitas Zombie Indonesia
Indonesian Zombie Club (IZoC), Komunitas Zombie Indonesia.01

Virus yang menyatukan Zombie Indonesia.

Tujuan utama terbentuknya IZoC selain sebagai sarana pertemanan, juga dimaksudkan sebagai wadah kreatifitas hobi yang bukan hanya sebagai penikmat karya audio visual dunia zombie saja. Seperti kita para ersopter, mereka pun datang dari beragam latar belakang profesi. Mulai dari mahasiswa, desainer grafis, editor video, sampai insan perfilman. Mereka saling berbagi apa saja yang berhubungan dengan zombie seperti info film, komik, novel, teknik make-up zombie, action figure, dan lain-lain.

Secara nyata, mereka juga aktif melakukan aksi di beberapa hajatan komunitas seperti Urban fest, Hello Fest All Star, PL Fair, Halloween Trick or Treat di Blok M, dan Toys Fair. Yang terbaru kini IZoc telah resmi menjadi partner dari Fox TV Premier dalam mempromosikan musim tayang terbaru dari serial “The Walking Dead”. Mereka  juga pernah di undang untuk turut serta di event “Pekan produk kreatif daerah” dan berfoto bersama gubernur Fauzi Bowo. Diantara beraneka ragam produk kreatif yang umum ada, seperti kerajinan dan juga batik, IZoC mendapatkan booth yang besar, dan menjadi booth yang paling ramai dikunjungi sepanjang acara berlangsung.

Aktifitas kebersamaan terbagi berdasarkan beberapa minat utama. Melalui jalur film, IZoC telah beberapa kali memproduksi film indie bertema zombie dan berniat untuk terus berkreasi. Untuk yang menggemari fotografi, IZoC juga bisa menjadi wadah mengembangkan bakat dengan model-model zombienya. Bagi para penulis, bisa mengeluarkan banyak karya fiksinya di komunitas ini.

Sedangkan bagi yang tertarik mendalami efek special untuk make-up zombie, maka di komunitas inilah tempatnya. Feby, salah seorang make-up artistnya juga seorang ersopter kawakan yang tergabung dalam komunitas Spring Airsoftgunner Indonesia. Meski bukan pelopor make-up effect, namun IZoC berniat untuk ikut mengembangkan dan memperkenalkan lebih jauh keahlian ini kepada khalayak ramai di indonesia.

Berprestasi melalui film.

Sejak kemunculan perdana film bertema zombie di era 70-an, sudah banyak judul film yang menghiasi daftar koleksi wajib tonton para zombiechitis. Almarhum Michael Jackson ikut berjasa mempopulerkan karakter ini melalui video klip Beat It (1983). Jenis zombie yang ditampilkan mengalami banyak perubahan. Jika di awal kemunculannya zombie digambarkan bergerak pelan, mengeluarkan suara berat yang agak lama, dan cenderung “Lemot”, pada perkembangannya mulai bergerak cepat (bahkan bisa berlari), mengeluarkan suara yang lantang, dan bahkan ada yang cukup cerdas serta bisa memimpin rekan-rekan sesama zombienya (Land of The Dead, 2005).

Untuk para esopter, film-film bertema zombie asik juga untuk ditonton karena banyaknya arsenal pembasmi zombie yang renyah untuk disaksikan. Indonesia sendiri pernah memproduksi film bertema zombie melalui film The RescueTakut: Face of Fear (2008) karya Raditya Sidharta. IZoC juga sudah menunjukkan prestasinya dalam memproduksi film zombie hasil kerjasama dengan Rengas Dengklok yang menjadi finalis dalam ajang FISFIC Jakarta 2011. Film lainnya adalah Miasma Project hasil kolaborasi Jajal Project dengan Anemone Creative Studio. Dan IZoc regional Bandung juga turut membuat karya film pendek yang berjudul “RunAway”.

Berita - Indonesian Zombie Club (IZoC), Komunitas Zombie Indonesia
Indonesian Zombie Club (IZoC), Komunitas Zombie Indonesia.02

Sumber penyebaran virus

Para zombiechitis ini tidak sulit untuk ditemukan. Bagi yang biasa nongkrong di seputaran Blok M pasti bisa menemui mereka karena  setiap sabtu atau minggu biasa bertemu di retoran Bakso Atom, Jalan Bulungan. Restoran bakso ini dekat dengan GOR Bulungan, di antara SMAN 6 dan SMAN 70 yang terkenal dengan tradisi bersahabatnya. Selain itu juga berkumpul di Pasar Festival Jakarta Selatan. Di Jakarta Pusat, IZoC nongkrong di 7-Eleven Matraman dan restoran Sunda Ampera. Jakarta Timur cukup mencari di Restoran Pecel Lele Lela Kalimalang. Khusus untuk persiapan event penting, IZoC berkumpul di workshop seputaran Pondok Kopi. Untuk Jakarta Barat titik temunya di kantin parkiran luar Mall Taman Anggrek. Sedangkan di Jakarta Utara IZoC hingga tulisan ini naik cetak dinyatakan  belum mempunyai tempat bertemu.

Waduh, memangnya harus ke Jakarta ya?. Tenang saja, bagi rekan-rekan ersopter yang tidak sabar ingin menjadi zombie bisa bergabung di www.izoc.org atau ke grupnya di www.facebook.com/groups/indonesia.zombie.club/ juga ke www.facebook.com/IZoc.Fanpage. Untuk informasi bisa juga dengan menghubungi Earlene di 081932620755, Reza 08129407599, dan Feby 083809238 .

Semua info, tutorial, review film, review game, dan lain-lain sudah tersedia. Semua masukan dan pertanyaan bisa disampaikan langsung dengan pengurus dan anggota lain yang sudah lebih dahulu bergabung. Well, Siapa tahu beberapa tahun kedepan akan ada kolaborasi apik antara kita para ersopter dan zombiechitis dalam bentuk film layar lebar Indonesia yang berkualitas. Amin. YPWS.

SHARE
Next articleBEWARE OF THE FLYING METAL