Jakarnaval 2015 Siap Menjadi Alternatif Hiburan Jelang Bulan Puasa

- Jakarnaval 2015 Siap Menjadi Alternatif Hiburan Jelang Bulan Puasa
Jakarnaval 2015 Siap Menjadi Alternatif Hiburan Jelang Bulan Puasa

Jakarnaval 2015 siap menjadi alternatif hiburan rakyat menjelang datangnya bulan puasa tahun ini. Acara ini diselengarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-488 DKI Jakarta yang jatuh pada 22 Juni.

Jakarnaval 2015 digelar besok, Minggu (07/06/2015) mulai pukul 12.00 hingga 19.00 WIB. Jakarnaval memang lebih awal dari HUT DKI Jakarta yang jatuh pada 22 Juni. Hal ini dilakukan untuk menghormati bulan puasa yang bila tidak ada perubahan, akan dimulai pada 18 Juni 2015.

Selama pelaksanaan Jakarnaval 2015, Dishubtrans DKI Jakarta akan menutup jalan dan ada pengalihan arus lalu lintas. Penutupan jalan akan dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

Direncanakan 35 Komunitas hobi, seni dan budaya, 22 mobil hias dari berbagai SKPD, BUMD dan BUMN serta pihak swasta, puluhan artis dan band ternama ibukota, kelompok marching band dan atraksi dari komunitas paramotor Indonesia akan meriahkan acaran parade seni dan budaya terbesar di Jakarta tersebut.

Artis Ibukota yang direncanakan ikut meramaikan panggung yang ada di pelataran Monas, antara lain Trio Macan, Sazkia Gothik, Rasmuhammad, Kerispati, D’Masive, dan masih banyak lagi.

“Mereka akan mempertunjukkan berbagai kegiatan seni yang berbau Jakarta. Jakarta yang majemuk dan beraneka ragam,” ujar Purba dalam acara jumpa pers Jakarnaval 2015 di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (04/06/2015).

Purba tak lupa menambahkan bahwa dalam Jakarnaval tahun ini melibatkan kelompok masyarakat, profesi, berbagai komunitas hobi dan seni budaya yang ada di Jakarta, sesuai dengan tema yaitu “Gempita Jakarta”. Semua kelompok lapisan masyarakat dapat mengekspresikan dirinya, keunikan, dan kreativitas mereka.

“Selain menjadi forum sosialisasi berbagai kelompok dan pembangunan yang ada di Jakarta, diharapkan dari ajang ini dapat meningkatkan jumlah wisatawan lokal maupun mancanegara untuk datang ke Jakarta,” jelas Purba.

Ragam hiburan dan rute jalur Pawai Budaya

Pada Jakarnaval 2015, kegiatan hiburan dan panggung utama terletak di pelataran Monas dan dimulai sejak pukul 12.00 WIB. Akan ada pameran produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) beserta kalangan komunitas.

Direncanakan, arak-arakan mobil hias dan 488 street art performance, serta atraksi lainnya akan dimulai pada pukul 15.00 WIB. Pawai tersebut akan dilepas langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Rute Jakarnaval 2015 dimulai dari Plaza Timur Monas – Jalan Medan Merdeka Utara – Jalan Medan Merdeka Barat. Kelompok pawai mobil hias kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jalan Thamrin dan finish di Bundaran HI.

Untuk kelompok komunitas hobi dan seni budaya, dari Jalan Medan Merdeka Barat melanjutkan pawaki ke Jalan Medan Merdeka Selatan dan berakhir di Silang Barat Daya Monas. Semua ditargetkan hanya memakan waktu 2 jam saja.

“Seluruh arak-arakan yang berjalan akan memakan waktu sekitar 2 jam. Karena itu, pasti akan menghabiskan jalur jalan. Makanya, kami dari jauh-jauh hari sudah meminta Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas, karena pastinya ada penutupan jalan,” kata Purba.

Untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung yang ditargetkan 6.000-10.000 orang ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan gabungan, yaitu TNI Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta.

Sebanyak 300 petugas gabungan dari Polri dan Dishubtrans DKI dikerahkan untuk mengamankan dan mengawal parade Jakarnaval 2015. “Kami akan mengerahkan 150 personel dibantu 150 anggota kepolisian. Jadi ada 300 orang,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Benjamin Bukit.

Komunitas yang batal ikut serta

Dalam posternya, tercantum beberapa komunitas yang akan ikut meramaikan gelaran ini. Namun dari sekian banyak yang akan ikut ada komunitas yang akhirnya harus batal unjuk eksistensi.  Mereka adalah komunitas hobi Airsoft Gun dan Reenactors Tanah Air.

Dikabarkan, kemarin Jumat (05/06/2105) Panitia Pelaksana menerima Surat dari Dirintelkam Kepolisian yang pada salah satu point menyatakan bahwa “komunitas tidak diijinkan membawa unit”. Unit yang dimaksud adalah mainan Airsoft Gun dan replika mainan alias dummy yang menyerupai senjata sebenarnya dengan perbandingan identik.

Hal ini cukup disayangkan oleh pihak komunitas yang tetap mematuhi dan menghormati keputusan tersebut. Keikutsertaan mereka dalam acara serupa bukan hanya kali ini saja, karena tahun sebelumnya kedua komunitas besar tersebut ikut serta dan sukses menghibur masyarakat.

Kesempatan baik untuk mensosialisasikan hobi positif dan mainan Airsoft Gun berikut segala kelengkapan yang menyertainya memang harus diputus. Hobi yang satu ini memang kerap menjadi bulan-bulanan media mainstream yang tidak mengerti dengan dunia Airsoft dan Reenactor. Belum diketahui apakah hal ini untuk seterusnya, atau hanya untuk tahun ini saja.

“Syng sekali kang Levi Cointreau. Sekalian ajang sosialisasi jg ya. kalo unit nya itu aman. Cm mainan.! “ ujar pemilik akun Tiar Suparlan.

“Instruksi udah keluar bro…kita cuma bisa ngejalani perintah aja kan :) Semoga taun depan bisa turun…Aamiin! ” sambut Levi Cointreau.

“I shall return…,” balas Do Djanas mengutip ucapan salah satu tokoh dunia ternama. Ada semangat pantang menyerah yang bisa dirasakan.

Awan Jakarta. YPWS.