Jepang Heboh Karena Putri Mako Nikahi Pria Biasa Demi Cinta

65
Jepang Heboh Karena Putri Mako Nikahi Pria Biasa Demi Cinta
Jepang Heboh Karena Putri Mako Nikahi Pria Biasa Demi Cinta

Awanjakarta.com – Jepang dibuat heboh karena Putri Mako mantap mengambil keputusan berani menikahi seorang pria biasa demi cintanya. Dapat respon positif juga dari netizen dunia.

Kekayaan dan tahta masih menjadi standar dalam mencari jodoh bagi sebagian orang. Sebagian orang lain mantap menilai cintalah yang paling berharga. Hal yang satu ini tengah menjadi sorotan media Jepang dan Internasional.

Fakta dari seorang putri kerajaan yang jatuh cinta dengan seorang laki-laki biasa yang tidak datang dari golongan bangsawan atau punya harta melimpah untuk memenuhi cintanya. Karuan ikut membuat netizen Jepang takjub.

Hal itu dilakukan oleh Putri Mako yang merupakan cucu dari Kaisar Akihito, kaisar yang memerintah Jepang dari tahun 1989 hingga sekarang. BBC mengabarkan jika, Putri Mako awalnya bisa bertemu dengan kekasihnya, Kei Komuro, pada lima tahun yang lalu saat mereka sama-sama belajar di universitas yang sama.

Pasangan muda yang sama-sama berusia 25 tahun ini lantas memilih bertunangan pada bulan Mei lalu, namun baru diumumkan sekarang setelah musibah hujan badai melanda Jepang bagian barat beberapa bulan lalu. Bila tidak ada perubahan, Putri Mako dan Kei Komuro akan menikah tahun depan.

Putri Mako rela lepas gelar kebangsawanan

Karena tidak biasa, banyak orang yang lantas dibuat penasaran dengan latar belakang calon suami Putri Mako. Kei sendiri ternyata merupakan orang yang datang dari keluarga biasa yang kini bekerja sebagai karyawan di sebuah firma hukum.

Putri Mako saat ini tengah bekerja sebagai seorang peneliti di sebuah museum dan mahasiswi yang tengah mengejar gelar doktor untuk pendidikannya. Berbicara tentang gelarnya sebagai putri Jepang, pernyataan Putri Mako langsung membuat banyak orang terkagum-kagum.

“Saya sudah sadar sejak kecil bahwa saya memang akan meninggalkan gelar kebangsawanan ini ketika menikah nantinya. Sementara saya mengabdi dan membantu kaisar serta memenuhi kewajiban-kewajiban sebagai anggota keluarga kerajaan semampu saya, saya menikmati hidup ini,” ujar sang Putri.

Sebagai informasi, sesuai dengan peraturan kerajaan di negara Jepang, perempuan dari anggota keluarga kerajaan yang menikah dengan orang biasa maka akan kehilangan status kebangsawanannya. Hal ini tidak berlaku bagi laki-laki dari anggota keluarga kerajaan yang menikah dengan perempuan biasa. Yang dilakukan oleh sang Putri dinilai cukup berani. YPWS.