Karyawati BNI Tewas Tabrakan Saat Kejar Jambret

83
Karyawati BNI Tewas Tabrakan Saat Kejar Jambret
Karyawati BNI Tewas Tabrakan Saat Kejar Jambret. (c) MetroSiantar

Seorang Karyawati BNI (Bank Negara Indonesia) bernama Rara Sita (25 tahun) dikabarkan meninggal dengan tragis. Beliau tutup usia setelah berusaha mengejar para pelaku jambret, Rabu (25/10/2017) sekitar, pukul 20.00 WIB di Jalan Melanthon Siregar.

Karyawati BNI ini dikabarkan jika sebelumnya tengah dalam perjalanan pulang menuju kediaman di Gang Cantik Manis, Jalan Melanthon Siregar, Kecamatan Siantar Selatan.

Diperjalanan, tiba-tiba ada dua pria pengendara motor skutik warna putih di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Hotel Sapadia yang nekat menjambret tasnya. Tas milik korban lantas berhasil dirampas, dan pelaku langsung mencoba melarikan diri ke arah Jalan Sibolga.

Diduga tidak rela kehilangan tasnya, ibu dengan satu anak tersebut lantas mencoba mengejar penjambret. Aksi pengejaran terjadi mulai dari Jalan Sibolga hingga ke Jalan Melanthon Siregar.

Dikabarkan tepat di simpan PMN, atau tepatnya di sekitar BRI Jalan Melanthon, korban yang melaju dengan kecepatan tinggi bertabrakan dengan sepedamotor yang melintas dari arah berlawanan hingga terpental jatuh.

Walau korban masih mengenakan helm, luka parah yang terjadi di bagian muka dan kepala. Warga sekitar masih sempat mencoba berikan pertolongan dengan segera melarikannya ke RS Harapan, namun dalam perjalanan, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Embed from Getty Images

Jenazah Karyawati BNI akan dimakamkan di Yogyakarta

Korban dibawa ke ruang instalasi jenazah RSUD dr Djasamen Saragih untuk dibersihkan, sebelum akhirnya diterbangkan ke Yogyakarta. Esok dini hari rencananya jenazah korban akan dibawa ke Yogyakarta untuk disemayamkan karena suami korban beserta keluarga lainnya berdomisili di Yogyakarta.

Sementara itu salah satu warga di lokasi bernama Andi mengatakan jika, aksi penjambretan sudah semakin sering terjadi di Kota Siantar. Pihak kepolisian diminta bertindak tegas serta segera menangkap pelaku. Semoga hal ini bisa ditindaklanjuti oleh Polisi agar hal ini bisa semakin ditekan.

Segenap redaksi Awan Jakarta menghaturkan turut berduka cita dan semoga keluarga yang ditinggal diberikan kelapangan dalam menghadapi masalah ini. Bagi pembaca, disarankan untuk tidak mengejar penjambret karena nyawa Anda masih lebih berharga daripada harta. Awan Jakarta. YPWS.