Kepala Bappenas Telah Memastikan Ibu Kota Baru Berada Di Luar Jawa

Kepala Bappenas kini telah memastikan jika Ibu Kota Baru nantinya akan berada di luar Jawa. Hal ini kembali mengemuka usai sempat tenggelam.
Kepala Bappenas kini telah memastikan jika Ibu Kota Baru nantinya akan berada di luar Jawa. Hal ini kembali mengemuka usai sempat tenggelam.

Sosok Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, telah memastikan jika Ibu Kota Baru memang akan berada di luar pulau Jawa. Meski begitu, Bambang tetap belum mengungkapkan lebih lanjut soal daerah mana saja yang dipilih sebagai calon ibu kota selanjutnya.

“Daerahnya A, B, C. Tidak bisa saya sebutkan ya, yang pasti adanya di luar Jawa,” ujarnya secara tertulis pada hari Rabu (13/12/2017).

Sebelumnya, Bambang juga pernah menyebutkan nama pulau Kalimantan sebagai daerah yang dinilai cocok sebagai ibu kota negara gantikan DKI Jakarta. Tempat pastinya masih belum mereka pastikan.

“Yang pasti berada di luar Jawa. Kemungkinan besar ada di Pulau Kalimantan, tapi spesifiknya di mana, itu yang akan kita finalkan,” jelas Bambang Brodjonegoro.

Bambang juga menyampaikan jika Jakarta akan tetap menjadi pusat ekonomi, bisnis, dan keuangan. Sementara ibu kota baru Indonesia akan digantikan di Kalimantan. Hal ini layaknya di negara lain, seperti Amerika Serikat (AS) dan Brasil.

“Jakarta akan tetap menjadi pusat ekonomi, bisnis, dan keuangan kita. Sedangkan ibu kota baru Kalimantan jadi pusat administrasi pemerintahan, seperti kota New York dan Washington DC di AS, serta Brazilia dan Sao Paulo di Brasil,” lanjutnya lagi.

Bambang Brodjonegoro juga memastikan jika kajian pemindahan ibu kota ini akan selesai pada Desember ini juga. Dalam kajian pemindahan ibu kota tersebut bukan hanya lokasi, termasuk juga skema pembiayaan dan perkiraan kebutuhan, serta lainnya. Namun Bambang memastikan belum sampai tahap desain kotanya akan seperti apa.

Embed from Getty Images

Ibu Kota Baru perlu dana tak sedikit

Rencana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke luar Jawa memang kembali digulirkan. Kajian atau studi pemindahan ini dipastikan selesai pada akhir Desember 2017 ini juga. Rencananya untuk skema pendanaan, pemerintah akan coba menggandeng pihak swasta.

“Skema pendanaan merupakan kerja sama pemerintah dan swasta,” ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, Rabu (13/12/2017).

Dikabarkan jika skema pendanaan tersebut dikenal dengan ‘Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)’. Bambang juga tidak menjelaskan lebih rinci lagi mengenai bagaimana bentuk skema KPBU dalam rencana pemindahan Ibu Kota tersebut.

“Kajiannya selain lokasi, termasuk untuk skema pembiayaan, perkiraan kebutuhan termasuk pendanaan, dan lainnya. Tapi belum sampai ke desain kotanya,” ujar Bambang.

Ia mengaku jika sudah ada beberapa lokasi yang menjadi calon ibu kota baru Indonesia. Namun, Bambang pun tak menyebutkan secara detail. Penyelesaian kajian ini ditargetkan Bambang tuntas pada akhir Desember 2017. Hasil dari kajian pemindahan ibu kota nantinya akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Awan Jakarta. YPWS.