Pembalap Ducati Andrea Dovizioso Maklum Kalah Tenar Dari Valentino Rossi

Pembalap Ducati Andrea Dovizioso Maklum Kalah Tenar Dari Valentino Rossi

Awanjakarta.com – Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, bisa maklum jika dirinya kalah tenar dari sosok Valentino Rossi. Ia tak kecewa kalah terkenal dari Rossi meski dalam dua musim terakhir sukses jadi rider Italia tersukses di MotoGP.

Andrea Dovizioso sendiri cukup berjuang keras menjaga pamor pembalap asal Italia di MotoGP dalam dua musim terakhir di antara banyaknya rider asal negara Spanyol. Musim ini Dovizioso menjadi satu-satunya pembalap asal Italia yang bisa menang di MotoGP 2018.

Tak peduli walau bisa menjadi pembalap tersukses asal Italia dalam dua musim terakhirnya, Dovizioso tetap saja masih kalah terkenal dari sosok Valentino Rossi, termasuk di publik Indonesia. The Doctor sendiri tidak pernah meraih kemenangan di MotoGP 2018, namun tetap jauh lebih diidolakan.

Melalui Motorsport Total, Dovizioso mengakui jika dirinya bisa memaklumi fakta tersebut. Perjalanan karier yang luar biasa membuat Rossi memang layak baginya untuk terus dielu-elukan penggemar MotoGP.

Pembalap Ducati masih menghormati Valentino Rossi

“Kenapa tidak bisa (Valentino Rossi masih yang terkenal)? Dia itu terbukti sudah memenangi banyak gelar dan selalu mampu bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP. Dia itu selalu sanggup berada di level berbeda. Jelas sangat penting, belum ditambah karakternya, bagaimana cara dia menang dan bagaimana caranya saat dia lagi berbicara dengan banyak orang,” puji Andrea Dovizioso.

Andrea Dovizioso sendiri memulai karier Grand Prix pada tahun 2001 (saat Rossi raih gelar juara dunia ketiganya). Jika ditotal, Valentino Rossi sudah mengoleksi setidaknya 9 gelar juara dunia. Sebaliknya, nama Andrea Dovizioso baru punya 1 gelar juara dunia (kelas 125cc musim 2004) saja.

“Rossi itu memang sudah cukup tua untuk gelaran MotoGP, tapi menurut saya dia itu masih bisa membalap seperti di MotoGP Malaysia dan dia mampu bersaing dengan Maverick Vinales juga. Apa yang Valentino Rossi lakukan sudah sangat spesial, tidak masalah juga apakah dia menang atau tidaknya. Finish di posisi ketiga membuktikan kalau dia menjadi rider Yamaha terbaik musim ini,” pungkasnya dengan penuh rasa hormat. Awan Jakarta. YPWS.