Pesta Bikini akan Ditindak Polisi Bila Mengganggu Keamanan

- Pesta Bikini akan Ditindak Polisi Bila Mengganggu Keamanan
Pesta Bikini akan Ditindak Polisi Bila Mengganggu Keamanan

Berita Jakarta Terkini: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti akan menyerahkan kepada pengelola sekolah, pemerintah daerah, dan kementerian, untuk menangani rencana penyelenggaraan acara pesta bikini untuk merayakan kelulusan pelajar SMA/SMK di Jakarta dan Bekasi. Penindakan polisi hanya bila acara tersebut mengganggu keamanan.

“Yang menertibkan itu kan ada pihak pemda, kepala sekolah, dan kementerian,” ujar Badrodin usai menghadiri acara Konferensi Parlemen dalam peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika, Kamis (23/04/2015).

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menambahkan, polisi baru akan bertindak bila acara tersebut mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Peran serta aktif pihak pemda, kepala sekolah, dan kementerian lebih diharapkan untuk kasus satu ini.

“Selama itu menimbulkan gangguan pasti akan dilakukan langkah antisipasi,” tambah Badrodin.

Acara Splash After Class sendiri direncanakan untuk pelajar yang merayakan kelulusan Ujian Nasional akan diselenggarakan oleh event organizer bernama Divine Production di The Hotel Media and Towers, Jakarta Pusat, pada 25 April 2015.

Acara tersebut langsung diprotes karena bikini summer dress menjadi pakaian yang ditentukan untuk mengikuti acara. Acaranya akan diselenggarakan di kolam renang. Acara ini kemudian dikenal sebagai pesta bikini untuk pelajar lulusan SMA/SMK. Setelah hujan protes berbagai kalangan, kabarnya, acara ini akan dibatalkan panitia.

Pantaskah Ujian Nasional dirayakan dengan pesta hingar-bingar seperti itu? Bikini, minuman keras, pesta semalaman bersama lawan jenis? Awan Jakarta. YPWS.

- Pesta Bikini akan Ditindak Polisi Bila Mengganggu Keamanan