PKPU Human Initiative Bantu Somalia dan Rohingya Jelang Lebaran

PKPU Human Initiative ikut aktif membantu bukan hanya masyarakat Indonesia saja, namun rakyat Somalia dan pengungsi Rohingya juga jelang Lebaran 2018.
PKPU Human Initiative ikut aktif membantu bukan hanya masyarakat Indonesia saja, namun rakyat Somalia dan pengungsi Rohingya juga jelang Lebaran 2018.

Awanjakarta.com – Pihak PKPU Human Initiative terus bergerak bantu sesama, baik di dalam negeri hingga ke luar negeri mengharumkan nama Indonesia. Mereka ikut aktif membantu untuk mengurangi penderitaan rakyat Somalia yang dilanda musibah kelaparan dan kepada pengunsi Rohingya jelang Lebaran tahun ini.

Tak kurang dari 370 Paket Lebaran berisi beragam kebutuhan lebaran seperti beras, gula, kacang- kacangan, semai (bahan makanan lokal untuk idul fitri), garam, bawang, kentang, Minyak Goreng, susu bubuk, gram (kacang-kacangan lokal), dan lain-lain telah disalurkan untuk pengungsi Rohingya.

“Setiap paket yang disediakan mampu mencukupi kebutuhan sebuah keluarga selama 15 hari,” jelas Eson Jumarsono, GM Disaster Risk Management PKPU Human Initiative.

Bukan hanya paket lebaran saja, pihak PKPU human initiative juga menggelar acara buka puasa (iftar) bagi 300 pengungsi Rohingya. Rasa syukur dan terimakasih disampaikan para pengungsi Rohingya kepada donatur dan seluruh masyarakat Indonesia.

Lembaga kemanusiaan PKPU Human Initiative sebagai bagian dari Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) sendiri sebelumnya sepanjang bulan Ramadan ini telah mendistribusikan bantuan berupa 1668 paket makanan kepada lebih dari 8000 penerima manfaat khususnya para pengungsi Rohingya yang masih tersisa di Myanmar.

Paket yang diberikan sendiri berupa kebutuhan pokok seperti beras 25 Kg, susu, mie kering, gula, kacang-kacangan, bawang, cabai dengan jumlah total barang yang diberikan dalam satu paket sebanyak 9 buah. Diharapkan jika paket ini bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka sepanjang bulan Ramadhan.

Selain paket makanan, juga didistribusikan 1000 paket berbuka puasa dan 387 paket pakaian baru untuk keluarga muslim Rohingya yang saat ini masih tinggal camp-camp pengungsian di kota Sittwe dan Kyauktaw, Provinsi Rakhine Myanmar. Salah satu pengungsi, Zurah Hatu, ibu dengan 6 anak yang sudah tinggal selama 6 tahun di camp ungkapkan jika kondisi sulit yang dia alami akibat terbatasnya akses pekerjaan, makanan dan pendidikan.

PBB sendiri telah menyatakan bahwa etnis Rohingya merupakan etnis yang paling menderita di seluruh dunia, dimana isu kewarganegaraan, HAM dan kebebasan untuk bergerak masih menjadi perhatian dunia Internasional.

PKPU Human Initiative juga ringankan derita rakyat Somalia jelang Lebaran

Bukan hanya kepada pengungsi Rohingya saja, selama bulan Ramadan, PKPU Human Initiative juga mendistribusikan paket makanan khususnya bagi masyarakat Somalia di Banadir, daerah yang saat ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Distribusi paket makanan Ramadan sendiri dilakukan di distrik Kaxda di wilayah Banadir pada Senin (11/06/2018), dengan total penerima manfaat sebanyak 168 keluarga atau sekitar 1.176 jiwa. Paket makanan berisi kebutuhan bahan pokok makanan, seperti Beras, Tepung, Gula, dan minyak goreng.

“Harapannya agar paket makanan tersebut setidaknya dapat memenuhi kebutuhan dasar sebuah keluarga, selama bulan Ramadan,” jelas anggota Tim Kemanusiaan PKPU Human Initiative, Amir Muchtar.

“Ribuan masyarakat Somalia telah mendapatkan banyak manfaat dari sumbangan dermawan ini melalui PKPU Human Initiative di Indonesia,” pungkasnya.

Para penerima manfaat tak lupa untuk mengungkapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada para donatur PKPU Human Initiative di seluruh Indonesia. Mereka mendoakan agar Allah SWT membalas kebaikan para donatur dan masyarakat Indonesia. Awan Jakarta. YPWS.