PSBB Jakarta: Aturan Ganjil Genap Ditiadakan Mulai 14 September 2020

PSBB Jakarta: Aturan Ganjil Genap Ditiadakan Mulai 14 September 2020

Awanjakarta.com – PSBB Jakarta kembali diterapkan dan berdampak pada aturan ganjil genap. Aturan ini akan ditiadakan sementara selama pemberlakuan kembali mulai hari Senin 14 September 2020 pekan depan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan untuk menarik rem darurat dengan kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Bukan tanpa alasan, Anies menyebutkan jika keputusan ini mempertimbangkan sejumlah faktor seperti ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh dan tingkat kematian yang tinggi hingga pekan ini.

Dengan keputusan tersebut, pembatasan sosial berskala besar transisi di DKI Jakarta artinya berakhir pada Kamis hari ini (10/9). PSBB transisi ini sendiri sudah berjalan sejak tangga; 5 Juni 2020 silam dan sudah 5 kali diperpanjang hingga Kamis hari ini.

Menindaklanjuti hal tersebut, aturan ganjil genap akan ditiadakan efektif mulai hari Senin pekan depan (14/9) bersamaan dengan penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar sama seperti masa awal kemunculan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Hal ini disampaikan Anies setelah menghadiri acara pembagian masker bertempat di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, hari ini. Pemprov DKI juga akan membatasi waktu operasional berikut jumlah penumpang angkutan umum.

Anies belum menjelaskan detail aturan pembatasan operasional angkutan umum tersebut, karena pihak Pemprov DKI baru akan membahas kebijakan PSBB bersama pimpinan kota-kota penyangga (Bogor, Bekasi, Depok dan Tangerang).

Sementara itu pihak PT Moda Rata Terpadu (MRT) langsung menyiapkan perubahan jadwal operasional kereta setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar. Jadwal MRT sebelum Senin pekan depan masih sama seperti sebelumnya, dari pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB (hari kerja). Untuk akhir pekan jadwal dimulai dari pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB. Kemudian untuk jarak antar kereta (hari kerja) setiap 10 menit dan pada akhir pekan berjarak setiap 20 menit.

Berikut beberapa poin yang akan diberlakukan dalam PSBB Jakarta kali ini:

  • Seluruh tempat hiburan harus tutup selama masa pembatasan sosial berskala besar.
  • Seluruh tempat ibadah akan ditutup dengan penyesuaian seperti terbatas pada komunitas lokal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
  • Semua transportasi publik kembali dibatasi ketat dengan jam operasionalnya. Aturan Ganjil genap juga sementara waktu ditiadakan.
  • Semua usaha makanan atau kuliner hanya menerima pesanan untuk dibawa pulang saja atau pesan antar. Tidak melayani makan di tempat.
  • Semua kegiatan publik dan kegiatan masyarakat yang bisa menyebabkan berkumpulnya banyak orang pada satu tempat harus ditunda. Tidak boleh ada kerumunan sama sekali dilingkungan publik. YWS.