Cara Registrasi SIM Card Untuk Hindari Blokir Kominfo

82
Cara Registrasi SIM Card Untuk Hindari Blokir Kominfo
Cara Registrasi SIM Card Untuk Hindari Blokir Kominfo

Cara Registrasi SIM Card untuk bisa menghindari blokir dari pihak Kominfo sejatinya memang sangat perlu untuk Anda ketahui. Ada dua cara yang perlu diperhatikan.

Cara Registrasi SIM Card demi bisa menghindari blokir sepihak dari Kominfo wajib untuk segera diketahui. Singkirkan dulu untuk sementara masalah Anda seputar masih tidak jelasnya nasib e-ktp Anda, karena penulis juga dari tahun kemarin hingga akhir tahun ini masih alami hal yang sama meski buatnya di Jakarta juga.

Sebelumnya pihak Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mewajibkan pelanggan seluler prabayar untuk registrasi SIM card nya berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK). Jika Anda nekat mengabaikan, pemblokiran akan menanti di akhirnya. Jelas menyeramkan.

Kewajiban registrasi pelanggan seluler prabayar ini sendiri dikabarkan akan mulai berlaku pada 31 Oktober 2017 dan paling lambat 28 Februari 2018 mendatang. Bila pelanggan melampaui batas akhir registrasi, maka nantinya akan diberi masa tenggang yang bisa berdampak pada pemblokiran layanan secara bertahap.

Jika pelanggan prabayar tidak juga mau registrasi ulang maka akan diblokir layanan panggilan keluar, panggilan masuk, serta sms yang paling lambat 15 hari kalender sejak tanggal pemblokiran layanan. Otomatis hal ini juga ikut berlaku pada pemblokiran layanan internet dengan batas waktu yang sama.

Embed from Getty Images

Dua cara Registrasi SIM Card

Demi bisa menghindari pemblokiran tersebut, ada cara registrasinya yang bisa Anda lakukan. Ada dua cara meregistrasi SIM card, pertama untuk kartu perdana dan kedua untuk kartu lama yang dimiliki.

Kita bahas singkat yang pertama. Cara registrasi kartu perdana dilakukan dengan mengirimkan dengan mengetik NIK#NomorKK# kemudian kirim sms ke 4444. Pelanggan diharuskan menggunakan NIK yang sesuai dengan yang tertera di KTP dan KK atau Kartu Keluarga jika menginginkan proses bisa berjalan lancar.

Sedangkan untuk pelanggan lama, dengan format ketik ULANG#NIK#NomorKK# dan kirim sms ke 4444. Bagi masyarakat yang hendak melakukan registrasi, disarankan agar memasukan informasi yang sesuai dengan NIK yang tertera di KTP-E dan KK atau Kartu Keluarga agar proses validasi bisa berhasil.

Sebelumnya dalam penjelasannya, Menkominfo Rudiantara sempat mengatakan jika tujuan dari aturan ini adalah untuk meminimalisir penyalahgunaan nomor pelanggan prabayar yang selama ini banyak dipergunakan untuk penipuan dan penyebaran konten negatif alias hate speech. Awan Jakarta. YPWS.