Serangan Paris : Penyerang Bersejatakan AK47 dan Granat Tangan

- Serangan Paris : Penyerang Bersejatakan AK47 dan Granat Tangan
Serangan Paris : Penyerang Bersejatakan AK47 dan Granat Tangan. reuters

Serangan Paris : Penyerang bersejatakan senapan serbu jenis AK47 dan dilengkapi granat tangan. Korban awal 49 menjadi 60 tewas di beberapa tempat.

Jumlah korban yang tewas dalam aksi penyerangan di beberapa tempat di Kota Paris, Prancis memang terus bertambah. The Telegraph dan Reuters terakhir mengabarkan, sudah ada 60 korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Korban diduga meninggal karena tembakan dari senapan serbu AK47 dan ledakan granat tangan. Selain ledakan yang terdengar di dekat stadion sepakbola tempat pertandingan antara Prancis dan Jerman, serangan cepat juga terjadi di salah satu klub malam bernama Bataclan.

Seperti kabar sebelumnya, jaringan televisi France 24 menyebutkan, Presiden Francois Hollande yang tengah asyik menyaksikan pertandingan di Stade de France sampai dibawa keluar dari stadion ke tempat yang aman.

“Hollande dan Menteri Dalam Negeri bergegas pergi dari pertandingan sepakbola untuk untuk menghadapi situasi yang tengah berlangsung,” jelas seorang pejabat seperti dikutip Reuters, Sabtu (14/11/2015).

Seorang saksi mengatakan ia mendengar suara tembakan saat sedang berjalan di sebuah jalan di Distrik 10 Paris, tak jauh dari Place de La Republique. Saat dirinya bergegas sampai di luar sebuah restoran ia melihat beberapa orang yang tewas tergeletak.

“Saya melihat 3 mayat yang dimasukkan ke dalam kantong mayat,” ujar Fabien Baron, seorang mahasiswa.

Sementara BBC ikut mengabarkan bahwa ada setidaknya satu orang melepaskan tembakan dengan senapan otomatis di restoran Petit Cambodge di Distrik 11 Paris. Tak lama berselang, Tembakan beruntun juga terdengar dekat pusat seni Bataclan.

Masih dalam rentang waktu yang hampir bersamaan, 3 Ledakan juga dilaporkan terjadi di luar bar dekat Stade de France, di mana tim Prancis tengah menjamu kesebelasan Jerman.

Wartawan BBC di Restoran Petit Cambodge mengatakan dia melihat 10 orang di jalan dalam kondisi tak bernyawa atau cedera serius. Polisi sudah menutup lokasi kejadian. Awan Jakarta. YPWS.