Setnov Ditinggal Pengacara Otto Hasibuan Dan Fredrich Yunadi

Setnov atau Setya Novanto kini ditinggal oleh pengacara Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi. Kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik semakin pelik.
Setnov atau Setya Novanto kini ditinggal oleh pengacara Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi. Kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik semakin pelik.

Setnov atau Setya Novanto kini ditinggal oleh pengacara Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi. Kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik semakin pelik.

Fredrich Yunadi akhirnya hari Jumat 8 Desember 2017 memang mengundurkan diri sebagai pengacara Setya Novanto yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi KTP-Elektronik tersebut. Ia juga sudah memberitahukan hal ini sehari sebelumnya secara lisan.

“Per hari ini mundur. Surat sudah diterima, secara lisan kemarin juga sudah diberitahukan,” ujar pengacara yang sempat hebohkan dunia maya dengan pengakuan gaya hidupnya di Jakarta, Jumat.

Fredrich sendiri sudah menjadi pengacara Setya Novanto sejak awal Setnov ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 17 Juli 2017 silam. Ia juga ikut mendampingi Setnov saat awal mengajukan praperadilan dan ikut memenangkannya pada 29 September 2017.

Namun KPK masih belum menyerah dengan kembali menetapkan Setnov sebagai tersangka pada 3 November 2017. Setnov lantas kembali mengajukan gugatan praperadilan dan Fredrich masih mendampingi Setnov. Kini pengunduran diri Fredrich terjadi menyusul pengunduran diri Otto Hasibuan yang ia sampaikan hari ini.

“Saya sama Otto kita satu kantor, akur sekali, tidak ada perbedaan pendapat. Kita sama pak SN (Setya Novanto) juga tidak ada perbedaan pendapat, tapi ya karena ada sesuatu hal yang kita tidak bisa lakukan saja,” ungkap Fredrich.

Setnov kini andalkan Maqdir Ismail

Kini hanya tinggal Maqdir Ismail yang sendirian menjadi penasihat hukum Setnov saat ini. Setnov diklaim telah menerima pengunduran diri pengacaranya tersebut.

“Beliau (Setya Novanto) sudah terima, tidak ada masalah apa-apa juga, ini kan ditangani Maqdir. Lain kali kalau ada apa apa tanya Maqdir ya. Tapi kalau kasusnya di Bareskrim dan di Mahkamah Konstitusi itu tetap saya jalankan,” ungkap Fredrich lagi.

Maqdir Ismail yang dihubungi sempat mengaku belum mengetahui mundurnya Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi itu.

“Saya belum dapat informasi itu. Kita berharap tidak mengganggu penanganan perkara. Meskipun itu patut disayangkan ya karena kan mereka yang dari awal, yang sudah banyak tahu perkara ini, sementara ini kami kan (datangnya) belakangan,” ujar Maqdir.

Maqdir juga mengaku sudah beberapa kali bertemu dengan Fredrich dan Otto Hasibuan. Mereka sudah sempat berencana untuk bertemu dengan Setya Novanto pada awal pekan depan.

“Rencana akan bertemu dengan Pak Setnov mungkin Senin, Insya Allah penanganan perkara tidak terganggu,” pungkas Maqdir. Awan Jakarta. YPWS.