Toko Burger Jepang Mos Burger Tak Gunakan Alat Makan Plastik Lagi

Toko Burger Jepang Mos Burger Tak Gunakan Alat Makan Plastik Lagi

Awanjakarta.com – Toko Burger Jepang yang sudah sangat terkenal, Mos Burger, kini tak gunakan alat makan plastik lagi. Mereka mantap beralih ke perlengkapan makan yang terbuat dari produk olahan berbahan dasar kertas yang ramah lingkungan.

Operator rantai bisnis hamburger utama, Mos Food Services Inc, mengatakan jika mereka beralih dari plastik ke peralatan makan kertas untuk dibawa pulang. Hal ini berlaku di gerai-gerai yang dimiliki perusahaan ketika bergabung dengan upaya-upaya yang berkembang untuk menangani masalah sampah plastik yang mengotori lautan.

Perusahaan itu akan mengimplementasikan inisiatif tersebut pada uji coba pada bulan Februari di lima restoran di Tokyo dan prefektur terdekat. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan inisiatif tersebut di sekitar sekitar 250 outlet yang secara langsung beroperasi di seluruh negeri pada tahun 2020, menurut pengumuman mereka.

Operator Mos Burger juga akan mempertimbangkan untuk memindahkan sekitar 1.100 gerai waralaba yang masih gunakan alat plastik ke pemotong kertas. Mos Burger sebelumnya selalu menawarkan peralatan makan stainless steel untuk pelanggan yang makan malam.

Burger MOS sendiri merupakan frasa “Mountain, Ocean, Sun” yang jika dalam bahasa Indonesia berarti “Gunung, Lautan, Matahari.” Namun, pada awalnya perusahaan ini adalah hasil dari perusahaan Atsushi Sakurada sebelumnya, Merchandising Organizing System. Kemudian, perusahaan itu mulai menggunakan frasa-frasa bahasa Inggris yang menyenangkan dalam materi-materi pemasaran point-of-purchase untuk menjelaskan nama, termasuk “burger lezat MOSt,” sebelum akhirnya diselesaikan dengan “Mountain, Ocean, Sun.”

Toko Burger Jepang Mos Burger yang unik

Sakurada bekerja di Los Angeles di sebuah perusahaan investasi pada awal 1960-an, dan selama waktu itu, ia sering mengunjungi rantai burger cabai Los Angeles yang sudah terkenal bernama Original Tommy. Karena ingin memulai sendiri setelah kembali ke Jepang, dia lantas memutuskan untuk
mengadaptasi konsep hamburger memasak-sesuai pesanan yang digunakan oleh Original Tommy.

Dia juga mengembangkan burger nasi MOS sebagai alternatif untuk menyesuaikan dengan selera Asia. Produk mereka yang terkenal lainnya adalah Takumi Burger. Pada tahun 2003, MOS Burger memperkenalkan
seri Takumi Burger (rasa artisan) ultra-premium, yang dikembangkan lebih lanjut pada tahun 2004.

Hamburger ‘Nippon’s Burger Takumi’ dibuat dengan daging sapi Tasmania dan beberapa topping, berharga 1.000 yen (9,14 euro atau 11,72 USD pada saat itu), menjadikannya salah satu burger paling mahal yang ditawarkan oleh rantai makanan cepat saji. ‘Nippon’s Burger Takumi Lettuce’ ditambahkan pada tahun 2004, dengan selada bukannya roti untuk sandwich hamburger.

Di Indonesia sendiri, Mos Burger sudah hadir sejak tahun 2008 dan pertama kali di Plaza Senayan. Kini tersebar di Plaza Indonesia Lantai 4, Plaza Senayan Lantai 3, Mall of Indonesia GF, dan Pondok Indah Mall Lantai 2 (Toko dapat pindah alamat tanpa sepengetahuan redaksi). Awan Jakarta. YPWS.