Ternyata Anak Yang Terpapar Asap Rokok Otaknya Bisa Mengecil

25
Ternyata Anak Yang Terpapar Asap Rokok Otaknya Bisa Mengecil
Ternyata Anak Yang Terpapar Asap Rokok Otaknya Bisa Mengecil

Awanjakarta.com – Sejatinya perokok sudah tahu apa masalah kesehatan yang bisa ia dapatkan dari aktifitasnya tersebut. Namun yang tidak ia ketahui, ternyata anak yang terpapar asap rokok otaknya bisa mengecil.

Adalah penelitian terbaru yang dilakukan oleh peneliti di Montreal Neurological Institute di McGill University dan University of Edinburgh yang mengungkapkan bahwa merokok tak hanya menghambat pertumbuhan anak-anak, tapi juga berdampak pada perkembangan otak mereka. Anak yang terpapar asap rokok bisa mengakibatkan bagian otaknya menyusut.

Bagian yang menyusut merupakan lapisan korteks otak yang merupakan bagian terluar dan berhubungan dengan fungsi kognitif seperti penyimpanan memori, kemampuan bahasa, dan persepsi. Uniknya, penelitian ini juga tak lupa menunjukkan bahwa berhenti merokok dapat membantu memulihkan kondisi lapisan korteks menjadi lebih baik.

Asap Rokok bisa memicu penurunan kemampuan penting

Hasil penelitian ini didapat setelah melakukan penelitian terhadap 244 laki-laki dan 260 perempuan yang dibagi menjadi tiga kelompok, yakni perokok, mantan perokok, dan orang-orang yang tidak merokok. Rata-rata usia peserta adalah 73 tahun.

Semua responden juga diperiksa ketika mereka masih kanak-kanak yakni pada 1947. Selanjutnya para peneliti menggunakan data ini untuk dibandingkan dengan hasil MRI scan saat mereka dewasa.

“Kami menemukan bahwa lapisan korteks antara mantan perokok dan perokok, pada usia 73 tahun, lebih tipis daripada orang yang tidak pernah merokok. Namun, mantan perokok memiliki korteks yang lebih baik dibandingkan dengan masih merokok, “jelas pemimpin penelitian, Dr Sherif Karama dari McGill University.

Namun, tidak semua mantan perokok memiliki lapisan korteks yang sehat dan pulih seperti sebelumnya. Orang yang merokok lebih dari 25 tahun masih memiliki lapisan korteks yang tipis dan lebih rapuh. Lapisan korteks dapat menipis secara alami akibat proses penuaan, tetapi pada perokok lapisan korteks menipis drastis lebih cepat.

“Perokok harus tahu bahwa merokok akan membuat lapisan korteks otak mereka semakin menipis dan bisa memicu penurunan kemampuan kognitif dengan bertambahnya usia mereka,” pungkas Dr. Karama.

Oleh karena itu, berhenti merokok mulai sekarang bisa berdampak baik bagi kesehatan Anda. Tidak hanya kesehatan paru-paru atau badan, tetapi juga kesehatan otak dan kemampuan kognitif yang diperlukan hingga usia senja. YPWS.