Apa Itu Keputihan? Ini Dia Penjelasan Yang Harus Anda Ketahui

20
Apa Itu Keputihan Ini Dia Penjelasan Yang Harus Anda Ketahui
Apa Itu Keputihan Ini Dia Penjelasan Yang Harus Anda Ketahui

Apa itu keputihan? Keputihan (Flour Albus) sejatinya bukan penyakit akan tetapi merupakan manifestasi dari gejala penyakit sistem reproduksi wanita.

Keputihan sendiri ditandai dengan keluarnya cairan dari area kewanitaan (vagina) yang bukan berupa darah ataupun air kencing berwarna kekuning-kuningan, dan bentuknya cair hingga kental. Keputihan bisa dibedakan menjadi dua jenis yaitu keputihan fisiologis (normal) atau keputihan patologis (abnormal).

Keputihan juga terjadi hampir pada semua wanita dan ibu hamil namun tidak semua mengetahui fakta dan penanganan yang tepat untuk mengatasi keputihan. Anda juga harus mengetahui bahwa tidak semua keputihan berbahaya ada pula keputihan yang biasa di alami oleh seluruh wanita.

Apa Itu Keputihan? Berikut jenis Keputihan yang perlu Anda ketahui:

Keputihan fisiologis (normal). Walau jenis ini tidak berbahaya namun sering kali membuat tidak nyaman dan dapat menurunkan rasa percaya diri. Keputihan ini bisa dialami oleh wanita normal yang akan haid atau telah haid. Keputihan terjadi pula pada masa pubertas dan masa mendekati monopouse. Keputihan juga bisa terjadi karena sedang mengalami stress atau hamil.

Meskipun keputihan jenis ini aman bukan berarti organ kewanitaan tidak terancam karena bagaimana pun menjaga kebersihan organ kewanitaan adalah hal yang harus dilakukan oleh wanita dalam menjaga agar area kewanitaan bersih dan tidak terkontaminasi dengan bakteri, jamur hingga virus.

Adapun ciri-ciri keputihan fisiologis adalah sebagai berikut :

  1. Tidak bau amis.
  2. Cairan berwarna bening.
  3. Vagina mengeluarkan cairan yang berlebihan.
  4. Tidak menyebabkan gatal pada daerah vagina.

Keputihan Patologis (abnormal). Keputihan jenis ini yang seringkali dianggap remeh dan dianggap keputihan biasa, padahal jika dibiarkan tanpa pengobatan dan pencegahan maka akan semakin memperburuk. Penyebab dari keputihan patologis yaitu adanya perubahan kelembapan vagina yang meyebabkan terganggunya perkembangan bakteri normal. Ada beberapa infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri, jamur dan virus yaitu contohnya adalah:

  1. Infeksi jamur. Adanya infeksi jamur menyebabkan Anda mengalami keputihan berwarna putih kekuningan , cairan kental, terjadi pembengkakan vulva dan mengalami gatal dan nyeri pada daerah vulva.
  2. Vaginosis Bakterialis(VB). Ada beberapa bakteri penyebab keputihan yaitu Gardnerella, Mobiluncus, Bacteriodes,Mycoplasma. Ciri-cirinya jika keputihan Anda disebabkan oleh infeksi bakteri adalah keluar cairan berwarna putih keabuan, berbau, gatal, kemerahan dan terjadinya pembengkakan pada bibir vagina.
  3. Trichomoniasis. Dengan tanda-tanda berwarna kekuningan atau kehijauaan, lendir berbusa, bau amis, nyeri kemih dan rasa gatal.
  4. Gonorrhea. Cairan vagina Anda mengalami perubahan warna menjadi keabuan atau kekuninngan kemudian keluarnya darah diantara siklus haid dan gangguan air kecil.
  5. Adapun infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri lain seperti gonococcus,Chlamydia trichomatis,Gardenella, dan Treponema pallidum. Disebabkan oleh jamur misalnya Candida infeksi dan disebabkan virus kondiloma acuminata dan herpes.

Embed from Getty Images

Penyebab Keputihan. Ada beberapa penyebab terjadinya keputihan, yaitu secara internal atau dari dalam menyangkut kebersihan area kewanitaan dan faktor luar diri yang termasuk dalam kebersihan dan lingkungan :

  1. Kurang menjaga kebersihan. Tidak dapat menjaga kebersihan pada area kewanitaan anda akan menimbulkan masalah keputihan sehingga bakteri jahat (patogen) meningkat. Hal ini meningkatkan terjadinya infeksi yang mudah menyebar ke area kewanitaan.
  2. Stress. Stress akan mengakibatkan semua organ tubuh yang dipengaruhi otak mengalami perubahan keseimbangan dan menimbulkan keputihan.
  3. Infeksi yang disebabkan jamur, bakteri atau virus. Mengakibatkan kuman baik menurun sehingga terjadinya perkembangan bakteri jahat (patogen) meningkat, sehingga menyebabkan pH kewanitaan meningkat.
  4. Antibiotik dan Pil KB dalam kurun waktu lama. Konsumsi antibiotik dan pil Kb dalam waktu lama akan menimbulkan keputihan hal ini dikarenakan antibiotik dapat mengakibatkan adanya sistem imunitas dalam tubuh. Penggunaan KB pun akan mengakibatkan terganggunya keseimbangan hormonal.
  5. Adanya benda yang masuk ke dalam vagina. Keputihan juga dapat diakibatkan oleh tampon, masuknya rambut kemaluan, alat kontrasepsi, hingga iritasi yang berlangsung lama.

Apa Itu Keputihan? Berikut Cara Mengatasi Keputihan :

  1. Jangan menggunakan celana dalam yang lembab dan bahan tidak menyerap keringat.
  2. Sering menggunakan pembalut saat anda menstruasi.
  3. Hindari penggunaan sabun antiseptik yang terlalu sering karena akan menganggu kestabilan ph kewanitaan anda yang menyebabkan bakteri baik anda terganggu.
  4. Usahakan untuk tidak menggunakan bedak di vagina karena akan mengundang jamur dan bakteri yang menempel dan menjadi tumpukan di vagina
  5. Usahakan vagina anda selalu kering sebelum menggunakan celana dalam.

Demikian pembahasan kali ini yang disarikan dari beberapa sumber. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda. Terima kasih. Awan Jakarta. YPWS.