Bahaya Asap Rokok Dapat Meracuni Janin Dalam Kandungan

17
Bahaya Asap Rokok Dapat Meracuni Janin Dalam Kandungan
Bahaya Asap Rokok Dapat Meracuni Janin Dalam Kandungan

Awanjakarta.com – Perempuan merokok kini bukan hal yang aneh lagi. Ironisnya, kebiasaan buruk mereka kerap dilakukan meski dalam keadaan hamil. Bahaya Asap Rokok sendiri ternyata dapat meracuni janin dalam kandungan.

Racun rokok dari asap yang dihisap sang Ibu tersebut dapat menurun ke janin yang distribusinya dilakukan lewat tali pusar atau plasenta. Nikotin yang masuk ke badan janin memberikan efek merugikan bagi kesehatannya saat dilahirkan kelak.

Hal ini merujuk pada studi yang pernah dilakukan di Jakarta pada tahun 2012. Dalam studi dilibatkan 90 relawan ibu hamil yang mereka adalah ibu perokok 30 orang, perokok pasif 30 orang, dan sisanya bukan perokok maupun bukan perokok pasif. Mereka dilakukan pengamatan selama masa penelitian.

Hasilnya ternyata ibu hamil yang memperoleh paparan asap rokok, baik mereka perokok aktif maupun pasif, diketahui memiliki angka kotinin dalam tubuhnya.

Ibu hamil perokok angkanya sendiri masih sangat tinggi. Kotinin adalah residu nikotin di dalam darah yang telah mengalami metabolisme. Hanya saja, kotinin ini ternyata juga membahayakan janin yang ada dalam kandungan.

Bahaya Asap Rokok yang sangat merugikan kesehatan janin

“Kotininin di dalam tali pusat itu juga tinggi. Kadar ini tinggi pada ibu perokok dan perokok pasif,” ujar Dr Sita Andarini, PhD, SpP(K), salah seorang peneliti yang juga Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI).

Dokter Sita juga tak lupa mengungkapkan bahwa asap rokok merugikan kesehatan bayi yang belum lahir. Nikotin yang berada di dalam darah ibu, lantas mengalir ke janin lewat tali pusar. Jelas merugikan kesehatan janin dalam kandungan sang ibu.

Bayi yang saat berada di perut sudah terpapar nikotin seringkali memiliki berat badan kurang, dan panjangnya tidak seperti kebanyakan bayi lahir. Efek kesehatan lainnya jauh lebih mengerikan.

“Melihat dari penelitian lain, rokok pada bayi itu meningkatkan risiko asma, pneumonia, kemudian risiko tumbuh kembang bayi termasuk imunitas,”pungkas Dr Sita.

Jika Anda sayang dengan kesehatan diri dan bayi yang ada di dalam kandungan, stop merokok. Jika Anda tidak merokok, jauhi mereka yang merokok agar terbebas dari paparan asapnya. YPWS.