Daftar Makanan Mentah Yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Artikel Kesehatan, Makanan, Ibu Hamil, Hamil
Artikel Kesehatan - Beberapa makanan mentah sangat digemari oleh ibu hamil, namun perlu diwaspadai.

Awanjakarta.com – Daftar makanan mentah yang harus dihindari ibu hamil dalam artikel kali ini diharapkan bisa menambah wawasan kita bersama. Beberapa diantaranya mungkin malah digemari oleh publik.

Ibu hamil atau bumil sendiri sangat dianjurkan untuk mengonsumsi beragam variasi makanan demi bisa mencukupi nutrisi yang diperlukan oleh buah hati. Meski begitu, tetap perlu berhati-hari dalam mempersiapkan makanan yang akan dikonsumsi.

Perlu sikap cermat karena sebagian jenis makanan mungkin tidak aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Salah satunya adalah variasi makanan mentah. Beberapa makanan mentah atau setengah matang seperti telur, steak, atau sushi bagi sebagian orang terasa sangat enak untuk dikonsumsi.

Meski bisa jadi favorit beberapa Bumil, namun jika dikonsumsi makanan tersebut justru dapat meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir prematur. Hal ini jelas tak diinginkan.

Ketika hamil, sistem daya tahan tubuh ibu hamil ada kecenderungan untuk menurun. Jadi sangat penting bagi Bumil memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Jangan sampai makanan yang dikonsumsi justru bisa makin berbalik menurunkan sistem imun yang ada.

Selalu perhatikan makanan yang akan dikonsumsi, apakah sudah matang dengan sempurna atau tidak. Beragam makanan mentah, atau yang tidak dimasak sampai matang, ada kemungkinan mengandung bakteri atau zat-zat yang berbahaya bagi kehamilan Anda.

Berikut beberapa makanan mentah yang sebaiknya dihindari ibu hamil:

  • Ikan mentah. Hindari makanan berbahan dasar ikan mentah, seperti sushi. Ikan mentah berisiko mengandung bakteri Listeria yang infeksinya bisa meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, dan janin meninggal dalam kandungan (stillbirth). Beberapa jenis ikan berpotensi terpapar bahan kimia di lautan dan berbahaya jika dikonsumsi ibu hamil, salah satunya adalah merkuri.
  • Telur mentah atau setengah matang. Kandungan protein yang ada di dalam telur sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau setengah matang, hal ini malah dapat memberikan efek negatif bagi ibu hamil, khususnya bagi janin. Namun, telur harus dikonsumsi dalam kondisi benar-benar matang. Telur kemungkinan mengandung bakteri Salmonella yang menjadi pemicu, mual, muntah, diare, demam, dan kram perut pada ibu hamil.
  • Daging mentah. Daging berisiko mengandung Salmonella yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan pencernaan, bahkan gangguan kehamilan dan janin. Jika ingin mengonsumsi daging, Bumil bisa memasaknya sampai benar-benar matang, sampai tidak ada bagian daging berwarna merah muda dan darahnya benar-benar hilang. Selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah memasak daging.
  • Kerang, lobster, dan udang tidak matang. Makanan yang terbuat dari kerang, lobster, maupun udang, juga perlu dimasak dengan sempurna. Kerang, lobster, dan udang bisa juga terkontaminasi bakteri, virus, hingga racun. Jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau tidak benar-benar matang, berisiko menyebabkan keracunan makanan, yang dapat mengganggu kehamilan.
  • Sayur kecambah mentah. Makanan kecambah, seperti kacang, toge, kacang hijau, atau lobak, sejatinya baik untuk dikonsumsi. Namun, jika dikonsumsi dalam keadaan mentah, justru bisa membawa efek tidak baik. Sayuran berkecambah berisiko terpapar bakteri yang dapat meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir prematur, apalagi jika sayuran dalam kondisi rusak. Bakteri Salmonella bisa hinggap di sayuran baik saat proses produksi, panen, penyimpanan, pengiriman, maupun saat sayuran itu dijual. Jika tetap ingin mengonsumsi sayur kecambah, pastikan mencucinya sampai bersih dan memasaknya sampai benar-benar matang.

Sebagai tambahan informasi, Bumil juga tidak dianjurkan mengonsumsi susu yang belum dipasteurisasi. Karena susu yang belum di pasteurisasi berisiko mengandung bakteri Listeria. Bumil juga perlu menghindari konsumsi makanan yang mengandung atau terbuat dari susu yang belum dipasteurisasi, maupun telur mentah, seperti keju, adonan kue mentah, mayonaise, atau es krim buatan rumah.

Saat hamil, usahakan untuk memastikan semua makanan dan minuman yang dikonsumsi bersih, aman, dan matang. Jangan ragu juga untuk berkonsultasi ke dokter, tentang makanan yang sebaiknya dikonsumsi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bumil dan calon bayi jika dirasa artikel ini belum memuaskan rasa ingin tahu Anda. Semoga bermanfaat. Awan Jakarta. YPWS.