Cara Membedakan Daging Ayam Tiren Dan Daging Ayam Segar

14
Cara Membedakan Daging Ayam Tiren Dan Daging Ayam Segar
Cara Membedakan Daging Ayam Tiren Dan Daging Ayam Segar

Awanjakarta.com – Cara Membedakan Daging Ayam Tiren dan Daging Ayam Segar jelas perlu untuk Anda ketahui. Masalah kesehatan jangan dianggap main-main.

Masih banyak pedagang bandel yang hanya memikirkan keuntungan bisnisnya sendiri tanpa mempertimbangkan kesehatan berikut bahaya yang didapatkan orang lain dalam jangka waktu pendek maupun lama. Salah satu diantara mereka adalah para penjual daging ayam tiren alias ayam mati kemaren (semoga cepat diberikan ‘pelajaran’ agar menghentikan ulah mereka tersebut).

Modus seperti ini sendiri sudah sangat sering terjadi meskipun pihak dinas kesehatan selalu
melakukan operasi pasar terutama jelang hari-hari besar atau jika ada laporan dari masyarakat. Meski begitu, beberapa penjual yang dholim tersebut jumlahnya masih lebih banyak dari dinas kesehatan.

Sebagai konsumen yang cerdas, Anda jelaaaas wajib jeli membedakan antara daging ayam tiren dan daging ayam segar. Dengan menggunakan indera penglihatan dan penciuman saja, Anda sebenarnya sudah bisa mengetahui perbedaan daging ayam tiren dan daging ayam segar. Ah, masa iya? Eee.. tidak percayaa ya? Simak duluu.

Jadi gini, agar memperjelas apa saja perbedaan daging ayam tiren dan daging ayam segar, sebaiknya ketahui terlebih dahulu ciri-ciri Daging Ayam Tiren dan Daging Ayam Segar sebagai berikut ini:

Daging Ayam Tiren

– Kalau dicium, dagingnya akan mengeluarkan aroma yang tidak sedap yaitu seperti amis. Bahkan untuk daging ayam tiren yang sudah lebih dari satu hari, aroma ampun-ampunan ini akan sangat jelas bahkan dari jarak kejauhan.

– Perhatikan juga beda daging ayam tiren dan daging ayam segar dari warna dagingnya. Lihat deh, daging ayam tiren pasti akan memiliki warna kebiru-biruan seperti daging yang habis kena benturan. Selain itu, warnanya juga pucat dan tidak segar sekali.

– Kalau Anda membeli ayam utuh, maka coba lihat pada bagian lehernya. Perbedaan daging ayam tiren dan daging ayam segar yang sangat jelas, yaitu pada area potongan ini akan menciut atau tidak cenderung tidak lebar.

– Ada lagi. Permukaan daging ayam juga akan sangat berbeda jelas, sebab untuk ayam yang sudah tidak segar atau ayam tiren ini akan memiliki permukaan daging yang tidak mulus semulus jidat Anda.

– Perbedaan daging ayam tiren dan daging ayam segar bisa juga diketahui degan cara memegang daging ayam. Biasanya nih, ayam tiren akan punya permukaan kulit yang licin dan mengkilat. Hal ini yaitu karena efek penggunaan formalin cuiii…

– Anda juga bisa melihat perbedaan daging ayam tiren dan daging ayam segar di area leher dan kepala. Yaitu adanya bercak darah yang begitu jelas pada ayam tiren. Ck-ck-ck…

Jika Anda memang menjumpai daging ayam dengan ciri-ciri di atas, amankan uang Anda dari bujuk rayu sang penjual. Pastikan Anda hanya membeli daging ayam yang masih segar dengan ciri-ciri seperti di bawah ini. Dimana? Ya dibawah ini jeng..

Daging Ayam Segar

– Lihat dulu perbedaan daging ayam tiren dan daging ayam segar dari warnanya. Untuk warna daging ayam segar biasanya putih pucat.

– Daging ayam segar juga punya serat daging yang halus dan mulus sekali. Tekstur dagingnya sendiri juga tidak begitu padat-padat amat.

– Meskipun untuk jenis ayam boiler punya lapisan lemak yang cukup tebal, tapi lapisan lemak ini tidak sedikitpun berada diantara serat daging. Tapi hanya pada bagian bawah kulitnya saja.

– Perbedaan daging ayam diantara keduanya yaitu pada warna lemak yang kuning dan konsistensinya lunak. Untuk aroma daging ayam segar juga sedikit amis atau bahkan tidak berbau sama sekali.

Nah, dengan mengetahui semua ciri daging ayam segar dan tidak di atas, diharapkan Anda juga bisa memahami dengan jelas perbedaan antara keduanya. Sehingga dijauhkan dari kemungkinan Anda salah memilih daging ayam yang sudah tidak segar dan menjadi sarang virus serta bakteri yang merugikan kesehatan. Terima kasih. YPWS.