Beda Hard Lens Dan Soft Lens Yang Bisa Anda Cermati

25
Beda Hard Lens Dan Soft Lens Yang Bisa Anda Cermati
Beda Hard Lens Dan Soft Lens Yang Bisa Anda Cermati

Awanjakarta.com – Beda Hard Lens Dan Soft Lens yang bisa Anda cermati dalam artikel ini sejatinya tidak terlalu membingungkan. Bisa jadi pertimbangan sesuai kebutuhan Anda.

Ya, kalau Anda sudah menentukan pilihan mau pakai lensa kontak daripada kacamata, selanjutnya Anda bisa memilih jenis lensa yang cocok. Setidaknya ada dua jenis contact lens yang kini tersedia di pasaran, yaitu soft contact lenses dan hard contact lenses.

Jelas saja sebelum membeli, Anda harus tahu dulu apa sih bedanya soft lens dan hard lens? Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis lensa yang perlu Anda ketahui.

Beda Hard Lens Dan Soft Lens Yang Bisa Anda Cermati:

Sebentar, apa itu soft lens?

Nah, Soft lens atau soft contact lenses adalah jenis lensa kontak lunak, terbuat dari plastik
lembut dan fleksibel yang memungkinkan oksigen bisa dengan mudah tetap menembus kornea. Bahan yang lebih baru biasanya terbuat dari silikon-hidrogel, yang memungkinkan lebih banyak lagi oksigen untuk masuk ke mata selama digunakan.

Soft lens termasuk tipe lensa kontak extended eye-wear. Artinya, lensa ini bisa dikenakan secara terus menerus untuk periode pemakaian yang ditentukan (contoh 7 hari sampai 30 hari) dan kemudian dibuang. Lama pemakaian secara terus menerus akan tergantung pada jenis lensa dan evaluasi dokter saat cek mata rutin. Pastikan Anda mematuhi saran dokter.

Ada dua jenis loft lens. Jenis Disposable alias sekali pakai saja, yang berarti lensa harus
digunakan satu kali saja untuk lalu dibuang dan ganti yang baru lagi. Ada juga yang dengan resep sehingga bisa dipakai satu hari penuh. Soft lens jenis ini juga bisa dipakai dalam sehari semalam, tapi harus diganti dengan pasangan yang baru setiap harinya.

Terus, apa itu hard lens?

Nah, Hard lens alias rigid gas permeable contact lenses (RGPs) adalah jenis lensa kontak yang lebih keras dan kaku daripada soft lens, namun tetap bisa membiarkan oksigen masuk ke mata. Hard lens cenderung bisa memberikan penglihatan yang lebih jernih dan tajam daripada lensa kontak lunak.

Hard lens juga cenderung lebih membutuhkan biaya perawatan yang lebih murah karena durasi pakainya lebih tahan lama dan lebih kebal terhadap penumpukan deposit kotoran. Oleh karena itu, rentang jadwal penggantian lensa ini akan lebih panjang daripada lensa lunak saudara dekatnya tersebut.

Oke, terus kontak lensa mana yang lebih baik untuk mata?

Nah, sebelum Anda menentukan mau beli yang mana nih, pertimbangkan dulu kelebihan dan kekurang dari masing-masing jenis lensa ini. Cekidots keterangan berikut ini:

Soft lens

Kelebihan pakai soft lens:

– Lebih nyaman dipakai, apalagi untuk pemakaian pertama kali.
– Periode adaptasi lebih pendek untuk pengguna baru.
– Ideal untuk pemakaian lepas-pasang.
– Kurang peka terhadap benda asing di bawah lensa, seperti debu.
– Jarang lepas dari mata sehingga lebih asyik untuk dipakai saat olahraga.
– Tersedia dalam berbagai warna memikat.

Kekurangan pakai soft lens:

– Kurang tahan lama.
– Dapat kering, terutama ketika memakai hair dryer, di ruangan yang panas atau cuaca berangin dan kering.
– Perlu perawatan lensa yang lebih banyak.
– Rentan terhadap deposit protein atau lemak, yang akan kurangi performa lensa dalam jangka panjang.
– Bisa menyerap bahan kimia dari lingkungan, yang bisa menyebabkan iritasi pada mata.

Hard lens

Kelebihan pakai hard lens:

– Mudah untuk dipakai.
– Bisa mengoreksi astigmatisme kornea atau mata silinder.
– Cenderung lebih tahan lama.
– Perawatan yang lebih mudah.
– Tidak menyebabkan mata kering seperti soft lens.
– Bisa mempertahankan bentuknya.
– Tersedia dalam bifokal dan multifokal.
– Tersedia dalam berbagai warna menarik juga.

Kekurangan pakai hard lens:

– Kurang nyaman pada awal pemakaian.
– Periode adaptasi lebih lama.
– Lebih peka terhadap benda asing di bawah lensa, seperti debu.
– Lebih mudah lepas dari mata. Nah loo..
– Lensa dapat tergores dan pecah.
– Pemakaian tidak dapat lepas-pasang seperti soft lens.

Naah.. Setelah Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan dari Hard Lens Dan Soft Lens, Anda dapat menentukan lensa kontak jenis apa yang akan dipilih. Lebih baik lagi jika Anda memutuskan bersama dokter mata sebelum mulai memakai lensa kontak.

“Lensa manapun yang Anda pakai, rawatlah dengan sebaik-baiknya.”

Jika dibandingkan dengan kacamata, lensa kontak memang memerlukan pemeriksaan mata awal yang lebih lama dan lebih banyak kunjungan follow-up untuk menjaga kesehatan mata. Juga perlu merawat lensa kontak dengan membersihkannya secara teratur dan menyimpannya dengan benar.

Jangan lupa perhatikan tanggal kedaluwarsa dari lensa kontak. Anda harus mengikuti jadwal untuk membuang lensa kontak bekas yang sudah Anda gunakan. Setiap kali akan melepas lensa setelah dipakai, pastikan juga untuk membersihkan dan mensterilkannya secara benar sebelum memasang kembali.

Nah, penting juga untuk mengistirahatkan mata dengan melepas kontak setidaknya satu malam sebelum jadwal ganti lensa yang baru lagi. Semoga informasi seputar Hard Lens Dan Soft Lens kali ini bisa bermanfaat. Terima kasih. YPWS.