Apakah Kanker Serviks Bisa Disembuhkan? Simak Jawabannya

23
Apakah Kanker Serviks Bisa Disembuhkan. Simak Jawabannya
Apakah Kanker Serviks Bisa Disembuhkan. Simak Jawabannya

Kanker serviks sendiri semakin ke sini terasa semakin tak begitu asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Semakin menjadi dikenal pada saat dunia hiburan tanah air kehilangan sosok aktris ternama Julia Perez akibat kanker serviks yang dideritanya selama beberapa tahun lamanya.

Bagi yang belum mengetahuinya, kanker serviks itu sendiri bisa disebabkan oleh seragan virus HPV. Jika bisa diketahui lebih cepat, jelas akan meningkatkan keberhasilan penyembuhan masalah itu sendiri. Meski begitu, sebenarnya risiko kanker serviks bisa diturunkan dengan penggunaan vaksin HPV (Human Papilloma Virus).

Embed from Getty Images

Lantas pertanyaan berikutnya yang hadir; bagaimana dengan proses penyembuhannya, bila kanker serviks itu sudah terlajur menyerang? Setidaknya ada beberapa terapi yang bisa dilakukan seperti beberapa dibawah ini:

  1. Terapi Kemoterapi. Merupakan jenis terapi yang menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker yang menyerang.
  2. Terapi Kemo-radiasi. Merupakan jenis terapi yang memadukan antara kemoterapi dan radiasi. Terapi ini sendiri biasanya digunakan pada fase awal maupun fase akhir kanker serviks.
  3. Operasi untuk membuang sel kanker. Meski begitu, tindakan ini harus dipertimbangkan dari sisi lokasi adanya kanker dan penyebaran sel kanker itu sendiri.
  4. Terapi radiasi yang menggunakan dosis tinggi untuk membunuh sel kanker. Biasanya terapi ini masih akan dikombinasikan lagi dengan operasi juga.

Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi pengobatan kanker jenis ini tidak hanya dari jenis terapi yang dipilih saja, namun juga masih tergantung dari tipe dan tingkatan kanker yang ada. Faktor usia, faktor kesehatan secara keseluruhan, dan faktor bagaimana kualitas hidup sehari-hari ikut mempengaruhi. Oleh karena itulah, sebaiknya lakukan pencegahan secara dini dengan mengikuti vaksin HPV.

Jika Anda sudah aktif secara seksual, jangan lupa untuk memeriksakan diri Anda terlebih dahulu sebelum melakukan tes papsmear untuk mengetahui bagaimana kesehatan leher rahim Anda. Kenali adanya gejala dini kanker serviks dan jangan malu untuk mendiskusikan gangguan di area kelamin Anda pada dokter langganan keluarga. Semoga informasi singkat kali ini bisa bermanfaat bagi Anda. Terima kasih. Awan Jakarta. YPWS. Pic: PositiveMed.