Makan Pizza Ternyata Bisa Menimbulkan Kecanduan Juga

7
Makan Pizza Ternyata Bisa Menimbulkan Kecanduan Juga
Makan Pizza Ternyata Bisa Menimbulkan Kecanduan Juga

Awanjakarta.com –┬áMakan Pizza ternyata bisa menimbulkan kecanduan. Hal ini sontak memancing rasa ingin tahu masyarakat Internasional atas hasil studinya.

Pizza sendiri merupakan salah satu makanan cepat saji yang digemari oleh banyak orang. Banyak yang beranggapan bahwa sepotong pizza tak akan pernah cukup. Karena itulah lantas pizza bisa membuat ketagihan bagi penikmatnya.

Demi mengungkap fakta di balik ketagihan saat mengonsumsi pizza tersebut, peneliti dari University of Michigan telah melakukan sebuah penelitian untuk membandingkan tingkat ketergantungan dari beberapa makanan termasuk sang makanan khas Italia tersebut. Enak sih, tapi jangan keseringan juga kali ya. Simak terus deh.

Nah, hasil temuan secara mengejutkan telah menunjukan bahwa pizza merupakan salah satu makanan yang dapat memicu kecanduan layaknya narkoba. Sedangkan makanan lainnya seperti salmon, keripik, dan es krim malah tidak mengakibatkan ketagihan berlebih bagi para penikmatnya.

Dalam laporannya yang dimuat di jurnal “PLos ONe” para peneliti tersebut menjelaskan, beberapa makanan olahan mengandung tinggi lemak dan karbohidrat sehingga mudah diserap oleh tubuh. Namun apa daya, penyerapan yang cepat ini malah memicu seseorang untuk melahapnya kembali. Lagi dan lagi.. dan lagi dan lagi dan lagi. Nambah aja terus.

Makan Pizza tetap perlu tidak berlebihan

“Makanan disebut menyebabkan kecanduan jika memang mengakibatkan perubahan perilaku makan. Dan pizza merupakan makanan yang menyebabkan kecanduan bagi penikmatnya,” ungkap peneliti.

Setelah diteliti, pizza ternyata mengandung keju yang di dalamnya terdapat protein kasein yang melepaskan opiat atau casomorphins. Kandungan pada keju inilah yang lantas disebut-sebut memiliki efek layaknya ‘narkoba’.

“Casomorphins dapat mempengaruhi reseptor dopamin dan memicu bagian yang berperan memicu sifat adiktif,” jelas pakar diet, Cameron Wells.

Selain pada keju, susu juga ikut mengandung protein ini namun dalam jumlah kecil sehingga tidak terlalu menyebabkan kecanduan yang terlalu berlebihan. Tetap boleh memakannya, namun tetap tidak sering-sering juga.

“Untuk membuat keju dibutuhkan berkilo-kilo susu. Oleh karena itu efeknya lebih besar pada keju,” pungkas Wells. YPWS. Foxnews.