Manfaat Makan Kimchi Yang Populer Dari Korea Selatan

Manfaat Makan Kimchi Yang Populer Dari Korea Selatan

Awanjakarta.com – Manfaat makan Kimchi yang populer dari Korea Selatan perlu untuk Anda ketahui. Penggemar kuliner dan traveling pasti tak asing lagi dengan benda ini.

NBCI menjelaskan jika Kimchi merupakan jenis makanan tradisional Korea yang diproduksi oleh fermentasi sayuran dengan bakteri asam laktat probiotik (LAB). Fungsi kesehatan makanan ini berdasarkan penelitian termasuk antikanker, antiobesitas, antisembelit, promosi kesehatan kolorektal, properti probiotik, pengurangan kolesterol, efek fibrolytic, antioxidative dan antipenuaan properti, promosi kesehatan otak, kesehatan kulit dan lain-lain.

Setelah ditaburi garami dan dicuci, sayuran yang merupakan sawi putih dan lobak ini dicampur dengan bumbu lain, seperti kecap ikan, bawang putih, udang kecil, jahe dan bubuk cabai merah. Bukan hanya bisa langsung dimakan, kimchi bisa juga menjadi tambahan untuk makanan lain.

Satu porsi kimchi (100 gram) mengandung setidaknya 7 gram karbohidrat, 17 kalori dan 3 gram serat. Bagi Anda yang takut gemuk, tenang saja karena Kimchi sama sekali tidak mengandung lemak. Anda bisa memakan 100 gram kimchi per hari yang dilengkapi dengan serat dari makanan lain untuk mendapatkan manfaatnya. Meski begitu tetap saja Anda harus menghindari terlalu banyak mengonsumsi makan ini, terlebih dengan makanan lain yang mengandung garam.

Berikut Manfaat Makan Kimchi Yang Populer Dari Korea:

  • Bisa mencegah timbulnya kanker.
  • Memperlambat penuaan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Bermanfaat bagi pencernaan.

Bisa mencegah timbulnya kanker. Kimchi sendiri berasal dari sayuran sawi yang termasuk dalam kelas sayuran cruciferous (mengandung senyawa antikanker). Senyawa yang bersifat antikanker pada sawi adalah b-sitosterol dan asam linoleat. Paling maksimal manfaatnya jika kondisi kematangan dan proses fermentasinya tidak terlalu mentah atau matang (sedang-sedang saja).

Bisa mencegah timbulnya kanker. Kimchi mengandung probiotik, fenol, klorofil, karotenoid dan vitamin C bagi sistem imun dan kesehatan kulit. Vitamin C dan antioksidan mendorong sistem kekebalan tubuh lebih kuat dan membantu mengurangi radikal bebas. Keduanya juga bisa menghasilkan kolagen yang dibutuhkan kulit agar tetap elastis untuk memperlambat proses penuaan kulit Anda.

Bermanfaat bagi pencernaan. Makanan ini mengandung probiotiknya (bakteri baik untuk membantu sistem pencernaan tubuh). Asupan probiotik dari makanan ini dapat menjaga keseimbangan mikroba di usus sekaligus meningkatkan fungsi usus untuk menyerap nutrisi dari makanan. Sakit perut atau diare akan menjauh dari tubuh Anda. YPWS.