Manfaat Makan Paprika Untuk Mengurangi Derita Diabetes

Paprika juga bermanfaat untuk kurangi derita diabetes. Manfaat Makan Paprika.Pic: Vikalinka.
Paprika juga bermanfaat untuk kurangi derita diabetes. Manfaat Makan Paprika.Pic: Vikalinka.

Awanjakarta.com – Manfaat makan Paprika untuk mengurangi derita diabetes setidaknya ada tiga hal yang bisa kita cermati. Penderita diabetes sendir harus menjaga asupan makanannya agar kadar gula darah tidak naik drastis. Ada juga anjuran untuk banyak mengonsumsi paprika sebagai cara mengurangi derita penyakit tersebut.

Paprika atau Capsicum annuum L. merupakan tumbuhan penghasil buah yang berasa manis dan sedikit pedas dari suku terong-terongan atau Solanaceae. Buahnya yang identik berwarna hijau, kuning, merah, atau ungu sering digunakan sebagai campuran salad. Dalam pengertian internasional, paprika dipakai untuk menyatakan hampir semua varietas C. annuum, termasuk yang cukup pedas.

Nama-nama tertentu, seperti pepperoni, kerap diberikan untuk paprika dengan ciri penampilan, penggunaan, atau rasa yang khas. Tanaman ini sendiri asal penyebarannya dari Amerika Selatan. Kini paprika sudah tersebar luas dan ikut dibudidayakan di hampir semua daerah tropika dan subtropika.

Tanaman sejenis cabai ini buahnya ternyata memang memiliki nutrisi yang mampu memberi manfaat bagi para penderita diabetes. Selain jenis sayur-sayuran lain maka Anda bisa sering menghadirkan paprika di dalam menu setiap hari dengan beragam pengolahan sesuai selera.

Berikut tiga alasan Manfaat Makan Paprika Untuk Mengurangi Derita Diabetes seperti dipublikasi dari hasil studi pada Journal Natural Products Research:

  1. Antioksidan tinggi. Terdapat kandungan antioksidan jenis Capsicum yang mengandung phytochemicals tinggi dalam paprika. Hal ini bisa mengikis radikal bebas yang dilepaskan akibat stres oksidatif dan bisa memicu komplikasi kesehatan pada diabetesi.
  2. Memperlambat proses penyerapan karbohidrat serta lipid. Makan paprika bisa membuat anthocyaninnya bekerja memperlambat proses cerna makanan karena 2 enzim pencernaan yakni alfa-glukosidase dan lipase dipengaruhi. Hasilnya, alfa-glukosidase tidak bisa mengubah karbohidrat jadi glukosa dalam waktu yang cepat. Lipase di pankreas juga dihambat kerjanya saat mengubah degradasi lemak. Hasilnya gula darah dan lipid jadi menurun.
  3. Kalori yang sedikit. Paprika sendiri adalah jenis makanan yang kandungan kalorinya sedikit. Zat di dalamnya juga bisa merangsang pembakaran lemak, juga melancarkan metabolisme. Mengonsumsi paprika dapat membantu mencegah menumpuknya lemak dan mencegah obesitas yang berpengaruh buruk bagi diabetes.

Perlu diketahui juga paprika yang terbaik adalah jenis paprika kuning yang dimasak setengah matang, setelah itu jenis lainnya sesuai rilis laman TheHealthSite. Jadi, sisipkan menu dengan olahan paprika dalam rencana mingguan Anda untuk rasakan manfaatnya. Awan Jakarta. YPWS.