Bahaya Minum Es Teh Manis Setelah Makan Yang Jarang Diketahui

Bahaya minum Es Teh Manis setelah makan yang jarang diketahui ternyata cukup merugikan kesehatan. Anda perlu sedikit merubah kebiasaan 'menahun' yang satu ini.
Bahaya minum Es Teh Manis setelah makan yang jarang diketahui ternyata cukup merugikan kesehatan. Anda perlu sedikit merubah kebiasaan 'menahun' yang satu ini.

Awanjakarta.com – Bahaya minum Es Teh Manis setelah makan memang tidak terlalu mengerikan, namun tetap perlu diketahui bersama. Yang namanya minum es teh manis memang segar, apalagi setelah berbuka puasa. Namun tahukah Anda jika kita sebaiknya harus menghindari minuman tersebut usai makan nasi dan lauk pauknya?

Bisa jadi Anda akan langsung heran dengan saran tak biasa ini, sebab kebiasaan tersebut sudah kadung dianggap sebagai hal yang biasa di Indonesia. Meski begitu, ternyata memang ada alasan kesehatan yang mendasari saran ‘nyeleneh’ tersebut.

Dokter spesialis anak, Yoga Devaira, telah memberikan penjelasannya pada acara Seminar Kesehatan dan Gizi Remaja Menuju Generasi Tinggi, Cerdas dan Berprestasi di Kementerian Kesehatan Jakarta. Hal ini ternyata masih ada hubungannya dengan kandungan fitat (phytate). Wah, apa pula itu fitat?

“Kandungan fitat (phytate) yang terdapat dalam teh bisa mengganggu penyerapan mineral seperti kalsium dan zat besi yang diperlukan oleh tubuh. Jadi, sangat tidak dianjurkan minum teh setelah makan,” jelas Dokter Yoga.

Apabila Anda langsung minum es teh atau teh hangat setelah makan atau pada saat makan, maka sebagian besar kandungan nutrisi yang diperlukan tersebut malah tidak akan terserap dengan baik oleh tubuh kita. Karena tidak bisa diserap, tubuh lantas bisa mengalami kekurangan nutrisi.

Minum Es Teh manis dengan tanpa gula jauh lebih baik

Makanan yang tidak diserap dengan sempurna sangat merugikan. Makanan yang Anda konsumsi bisa jadi percuma, padahal tubuh sangat membutuhkan berbagai zat tersebut terlebih bagi anak dan remaja yang masih dalam masa pertumbuhan.

Ambil contoh setelah makan sayur bayam, Anda kemudian langsung minum teh. Harapannya dengan makan bayam tubuh jelas agar bisa mendapat zat besi, padahal mineral itu tidak terserap dengan baik karena adanya zat fitat dalam teh yang diminum.

Tubuh lantas bisa kekurangan zat besi karenanya dan bisa berakibat mengalami anemia atau kurang sel darah merah. Bukannya kita tidak boleh minum teh sama sekali, hanya saja waktunya sebaiknya tidak setelah makan. Tidak masalah jika Anda konsumsi teh di sore hari saat sedang tidak makan berat atau makan utama.

Akan lebih baik juga apabila teh tidak diberikan tambahan gula berlebih yang malah bisa
meningkatkan kadar gula dalam darah. “Dan perlu diingat ya, minum teh tanpa gula untuk mendapatkan manfaat baik dari teh,” pungkas Yoga. Awan Jakarta. YPWS.