Nangka Ternyata Bisa Melawan Sel Kanker

23
Nangka

Awanjakarta.com – Nangka ternyata bisa melawan sel Kanker. Hal ini perlu untuk diketahui selain rasa buahnya yang dikenal memang sangat sedap untuk disantap.

Nangka Ternyata Bisa Melawan Sel Kanker. Di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, buah nangka atau disebut juga jackfruit (Artocarpus heterophyllus) dalam bahasa Inggris bisa tumbuh dengan sangat subur.

Bagi orang Indonesia jelas buah nangka sudah bukan buah yang asing lagi. Buah yang masih muda kadang dijadikan sayur, bila sudah matang disantap sebagai buah. Bisa juga untuk melengkapi sajian es buah yang sedap.

Nangka yang sudah tua daging buahnya cenderung berwarna kuning, diselaputi serabut, dan memiliki biji di dalamnya yang kadang bisa juga diolah menjadi salah satu sajian kuliner. Rasanya manis dengan kandungan air sedikit, dan aromanya kuat menggoda.

Para peneliti kesehatan di Amerika dan Eropa sepakat menobatkan buah nangka sebagai salah satu pembunuh sel kanker, khususnya pada kanker kolon atau usus besar. Kemampuan membunuh sel kanker itu didapat dari beberapa zat yang banyak terkandung dalam buah sedap ini. Jadi, buah ini bukan hanya bermanfaat untuk menghilangkan lapar saja. Berikut beberapa hal yang ada pada buah nangka untuk melawan sel kanker.

Kaya serat.

Buah ini benar-benar sangat kaya serat yang bisa membantu membersihkan usus besar dan perangkat pencernaan lain. Nangka artinya jadi bisa mengurangi risiko terjadinya kanker kolon yang merugikan.

Mengandung Phytonutrient.

Zat phytonutrients pada nangka bisa mencegah pembentukan sel kanker pada tahap awal. Para peneliti menganjurkan agar orang yang sering mengalami gangguan pencernaan untuk rajin menyantap buah ini matang, agar zat phytonutrients-nya bersiap untuk membunuh sel-sel awal kanker.

Saponins.

Satu hasil studi yang dirilis di Journal of Nutrition pada tahun 1995 menunjukkan bahwa zat saponins membantu mencegah perkembangan sel kanker kolon. Juga ditemukan bahwa saponin sangat potensial untuk menangkap sel-sel leukemia (kanker darah putih) agar tidak menyebar ke seluruh tubuh. Saponins bekerja di bagian luar lapisan sel kanker, sehingga bisa mencegah pertumbuhannya.

Isoflavon dan lignan.

National Cancer Institute di Amerika Serikat berhasil menunjukkan bahwa kedua zat nutrisi dalam buah ini bisa kurangi kecepatan perkembangan kanker endometrial secara signifikan dibandingkan buah-buahan jenis lain yang juga mengandung zat isoflavon dan lignan.

Kaya senyawa Antioksidan.

Buah ini matang sangat kaya akan senyawa antioksidan yang bagus untuk memerangi radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Antioksidan juga membantu melindungi sel-sel DNA, sehingga racun-racun berbahaya tidak dapat langsung merusaknya. Bisa membantu mencegah terjadinya mutasi sel yang kerap menjadi sel kanker. YPWS.