Bahaya Rendaman Batu Akik Tak Rutin Diganti Pemiliknya

20
Bahaya Rendaman Batu Akik Tak Rutin Diganti Pemiliknya
Bahaya Rendaman Batu Akik Tak Rutin Diganti Pemiliknya

Bahaya rendaman batu akik tak rutin diganti perlu diketahui bagi Anda yang masih menggandrungi tren yang satu ini. Sederhana, namun bisa berbahaya.

Demam batu akik memang mulai tak terlalu mewabah lagi di pelosok nusantara. Tak hanya orang dewasa dan pria, batu akik hingga kini masih cukup diminati oleh kalangan anak muda dan wanita. Untuk jenis batu akik yang langka harganya bisa bernilai miliaran rupiah.

Banyak yang senang merendam batu akik miliknya dengan beragam alasan. Namun kebiasaan tersebut ternyata memiliki bahaya yang tersembunyi yang jarang diketahui bahkan oleh mereka yang menggemari hal ini.

Ya, menurut penelitian Tim Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI, rendaman batu akik bisa menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti sebagai penyebab Demam Berdarah Dengue.

“Peneliti kami menemukan jentik nyamuk Aedes Aegypti pada rendaman batu akik yang menularkan virus Dengue dan menyebabkan DBD,” jelas Kepala Balitbangkes, Prof. Tjandra Yoga Aditama.

Embed from Getty Images

Rendaman Batu Akik harus rajin diganti

Sebagai pencegahan, dirinya tak lupa untuk mengimbau agar masyarakat yang gemar mengoleksi batu akik agar mau sesering mungkin mengganti air rendaman setiap hari atau dua kali sehari. Demi menghindari wabah demam berdarah, hal ini harus dilakukan.

“Jangan sampai demam batu akik menjadi penyebab terjadinya demam ‘beneran’ akibat DBD,” pungkas Prof Tjandra.

Prof. Tjandra Yoga Aditama juga ikut memaparkan temuan lain tim Balitbangkes di lapangan mengenai berkembangnya jentik nyamuk di bagian bawah dispenser tempat meletakkan gelas. Seringkali air menetes dan menimbulkan genangan yang meski tidak terlalu banyak, namun bisa mengundang para nyamuk-nyamuk nakal untuk meletakkan telur-telur mereka di tempat tersebut.

Bagi Anda yang memiliki hobi berkebun, waspadai juga genangan air di pot bunga. Beberapa tumbuhan hias ada yang sengaja diberikan air di pot, namun hal ini juga perlu mendapatkan perhatian.

Wajar akhirnya Prof Tjandra menghimbau agar masyarakat mewaspadai genangan air di sekitar rumah dan turut membersihkan bak mandi secara rutin. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda masih sering membiarkan rendaman batu akik di rumah terus tidak diganti?. Awan Jakarta. YPWS.