Seks: Ini Dia Dampak Serius Bila Anda Berhenti Bercinta

Seks Ini Dia Dampak Serius Bila Anda Berhenti Bercinta
Seks Ini Dia Dampak Serius Bila Anda Berhenti Bercinta

Awanjakarta.com – Ini dia dampak bila Anda berhenti bercinta atau lakukan aksi Seks dan perlu untuk diketahui. Khusus bagi Anda yang sudah menikah.

Tahukah Anda kalau ternyata bercinta itu tak hanya menyenangkan, tetapi juga memiliki manfaat baik untuk kesehatan? Sebagian kecil orang memang masih belum mengetahui masalah ini.

Umumnya orang hanya beranggapan kalau bercinta itu adalah pemenuhan hasrat seksual belaka. Ada beberapa orang yang masih enggan untuk bercinta karena beberapa alasan tertentu. Bisa karena sibuk bekerja, lelah, patah hati atau trauma hingga riwayat penyakit.

Meski begitu, jangan pernah berpikir untuk berhenti bercinta dengan pasangan Anda, karena ternyata dampaknya bisa sangat buruk bagi kesehatan.

Berikut beberapa dampak buruk jika Anda berhenti bercinta atau lakukan aktifitas Seks dengan pasangan resmi sesuai rilis laman Prevention:

  1. Lebih gampang dilanda kecemasan

Saat berhubungan seks otak akan merasa lebih baik, karena meningkatnya hormon endorfin dan oksitosin. Hal itu membuat Anda lebih nyaman dan lebih rileks. Sebaliknya, Anda akan mudah cemas, jika berhenti bercinta. Hal ini bisa berdampak serius pada kesehatan mental.

  1. Ancaman kanker prostat

Jika Anda para pria ingin sehat dari gangguan prostat, maka rajin-rajinlah bercinta dengan pasangan yang sah. Menurut American Urological Association, lelaki yang rutin bercinta ternyata bisa mengalami penurunan sebesar 20 persen, terkena kanker prostat. Ejakulasi ternyata dapat membuang zat berbahaya dari prostat.

  1. Mudah terpapar flu dan demam

Para peneliti di Wilkes-Barre University di Pennsylvania menemukan orang yang bercinta sekali atau dua kali dalam seminggu, meningkatkan 30 persen immunoglobulin A (IgA), dibandingkan dengan mereka yang jarang bercinta atau bahkan hampir tidak pernah sama sekali. IgA merupakan pertahanan pertama yang melindungi tubuh dari serangan virus.

  1. Merenggangkan hubungan pernikahan

Pasangan yang dilanda stres karena keharmonisan pernikahanya mulai renggang mungkin hanya terfokus pada masalah-masalah utamanya saja. Mereka lupa ada hal yang tidak kalah penting dalam menjaga pernikahan tetap utuh, yakni dengan bercinta bersama pasangan.

Menurut psikolog Les Parrott, PhD, tanpa bercinta hubungan tidak akan berakhir bahagia. Saat bercinta, keduanya akan lebih bisa merasakan perasaan pasangan dan itu membuat ikatan keduanya lebih dekat dan terbuka.

  1. Meningkatkan risiko disfungsi ereksi

Jika lelaki jarang bercinta dua kali lebih selama seminggu maka sangat rentan mengalami gangguan ini, menurut American Journal of Medicine. Mr.P sebagian besar terdiri dari otot, maka dengan bercinta otot itu jadi terlatih dan terhindar dari disfungsi ereksi. Malah akan semakin kuat dan sehat.

  1. Lebih mudah tertekan

Seorang perempuan akan lebih mudah tertekan jika tidak melakukan hubungan seksual. Mengapa? Karena ternyata di dalam air mani lelaki ditemukan adanya senyawa seperti melatonin, serotonin, dan oksitosin. Kandungan itu bisa membuat perasaan kaum Hawa menjadi lebih baik. Itulah alasan mengapa perempuan merasa lebih tenang setelah bercinta.

Untuk proses berhubungan intim, yang juga perlu diperhatikan adalah harus dilakukan dalam keadaan sama-sama nyaman dengan pasangan yang sah. Semoga bermanfaat. YPWS.